Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: India Times
Dream - Mitsubishi Motors Corporation dan Nissan Motor Co meluncurkan kendaraan listrik (EV) murah yang dikembangkan bersama untuk pasar Jepang.
Tujuannya tentu untuk menarik minat konsumen berlalih ke mobil bertenaga baterai. Strategi lanjutannya mereka akan menawarkan mobil listrik mungil berharga murah.
Kedua pembuat mobil Jepang ini, yang merupakan bagian dari aliansi bersama Renault, sempat dianggap sebagai pelopor pasar kendaraan listrik di Negeri Matahari Terbit
Namun, butuh kerja keras untuk saat ini demi menarik konsumen, dan menghadapi tantangan dari pemain yang berkembang sangat cepat, seperti Tesla.
" Saya yakin bahwa (kendaraan baru) yang mewakili aliansi akan menjadi pengubah permainan untuk kendaraan listrik di Jepang," ujar Chief Executive Officer Nissan, Makoto Uchida, dikutip dari India Times.
Sementara itu, para pembuat mobil berharap untuk memanfaatkan kehadiran di pasar Jepang untuk mobil berdimensi mini atau kei car, yang mencakup hampir 40 persen kendaraan di jalan raya.
Aliansi tiga perusahaan ini, awal 2022 telah merinci rencana lima tahun untuk menginvestasikan US$ 26 miliar dalam pengembangan kendaraan listrik, termasuk kei car.
Nissan akan menawarkan kendaraan listrik mungil pertamanya, Sakura dengan harga 1,78 juta yen (Rp204 juta) sesudah dikurangi insentif pajak dari pemerintah. Model tersebut, akan memiliki daya jangkau sejauh 180 km.
Sementara itu, Mitsubishi akan menawarkan mobil listrik eK Cross. Mobil ini dijual murah dengan banderol 1,85 juta yen (Rp212 juta), sudah termasuk subsidi yang diberikan pemerintah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya