Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perawatan Wajah (Source: Shutterstock)
Dream - Hiperpigmentasi pada wajah bisa muncul dengan beragam warna seperti merah, cokelat, dan hitam. Semakin gelap noda hiperpigmentasi akan semakin sulit pula untuk disamarkan dengan makeup.
Untuk hiperpigmentasi berwarna kehitaman disebabkan beragam hal. Mulai dari paparan sinar matahari hingga kesalahan pengobatan jerawat, jadi kamu harus lebih hati-hati untuk mencegah munculnya noda kehitaman.

Perhatikan 3 alasan munculnya noda kehitaman pada wajah menurut Dokter Kulit, Arthur Simon agar Sahabat Dream bisa mencegahnya.

Foto: Shutterstock
Paparan sinar matahari secara berlebihan bisa menyebabkan flek hitam yang awalnya berwarna kecokelatan. “ Makanya, jangan lupa pakai sunscreen! Dan bisa dibantu juga dengan pakai payung, kacamata hitam atau topi untuk perlindungan lebih maksimal,” ungkao Arthur melalui unggahan Instagram.
Jangan lupa juga mengaplikasikan tabir surya secara berkala setiap 3-4 jam sekali untuk menjaga perlindungannya. Terutama jika sering berkeringat dan memiliki kulit lembap.
“ Kejailan kamu mengutil-ngutil si jerawat berperan besar dalam kemunculan si noda hitam ini," pesan dr. Arthur.

Atasi jerawat dengan berbagai produk yang dijual di pasaran, seperti krim, serum, atau acne spot treatment agar jerawat cepat hilang. Bila perlu, gunakan acne patch untuk menghindari sentuhan, gesekan, serta paparan debu maupun kotoran yang bisa memperparah kondisi jerawat dan menyebabkan noda hitam karena bekasnya.

Foto: Shutterstock
Melasma bisa muncul seperti noda kehitaman akibat perubahan hormonal. Biasanya, melasma dimiliki wanita saat hamil atau menyusui. Konsultasi pada dokter kulit dan dokter kandungan untuk mencegah maupun mengatasi melasma tanpa memberi risiko negatif pada bayi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya