Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Panasonic Resmi Melepas Sahamnya Di Tesla Senilai Rp52 Triliun. (Foto: Shutterstock)
Dream – Panasonic Corp melepas kepemilikan sahamnya di Tesla seiring dengan meningkatnya harga saham produsen mobil listrik itu. Penjualan sahamnya di Tesla mencapai 400 miliar yen (Rp52,32 triliun), menurut juru bicara perusahaan.
Dikutip dari Live Mint, Senin 28 Juni 2021, perusahaan elektronik ini mengurangi kepemilikannya di Tesla dan meraih keuntungan dari investasi sahamnya itu. Sekadar informasi, Panasonic merupakan salah satu pemasok baterai ke Tesla. Tapi, dua perusahaan ini acapkali bersitegang.
Pada 2010, Panasonic membeli 1,4 juta lembar Tesla senilai US$30 juta (Rp434,08 miliar). Kala itu, harga per lembar saham Tesla masih US$21,15 (Rp306.038). Kini, per Maret 2020, harga sahamnya mencapai US$679,82 (Rp9,84 juta) per lembar atau tujuh kali dari sebelumnya.
“ Dampak aset kripto telah mendorong harga saham Tesla di samping nilai intrinsiknya. Ini merupakan momen yang tepat untuk menjual saham,” kata seorang analis di Ace Research Institute, Hideki Yasuda.
Musk, pada Februari 2021, mengatakan perusahaannya telah membeli bitcoin dan akan melakukan pembayaran melalui uang kripto.
Yasuda menambahkan, porsi kepemilikan saham Panasonic di Tesla akan mengecil. Ini berarti ekspansi produsen otomotif itu tak perlu ikatan modal.
Penjualan saham tidak akan mempengaruhi kemitraan Tesla, menurut juru bicara Panasonic. Penjualan sahamnya dilakukan sebagai bagian dari tinjauan kepemilikan saham sesuai dengan tata kelola perusahaan.
Dream – Tesla Cybertruck telah membuktikan dua kali lebih unggul dari rivalnya, Ford F-150 Lightning. Pikap elektrik ini sanggup melahap jarak hingga 980 km saat baterai kendaraan terisi penuh.
Dikutip dari Zing, Senin 7 Juni 2021, US Patent Office baru saja mengumumkan aplikasi teknis Tesla Cybertruck. Salah satunya adalah informasi mobil truk elektrik untuk varian tercanggih bisa menempuh jarak hingga 980 km.
![]()
Capaian ini lebih tinggi dari hasil tes mereka yang dibuat tahun 2019 kala Cybertruck perdana meluncur. Tesla mengklaim pikap ini bisa berakselerasi 0-96 km dalam waktu 2,9 detik. Dengan baterai penuh, mobil ini bisa menempuh jarak hingga 800 km.
Torehan Cybertruck ini mengalahkan F-150 Lightning yang bisa menempuh jarak maksimal 480 km, GMC Hummer EV dan Rivian R1T yang menemou 560-640 km.
Sekadar tambahan, Cybertruck memiliki bobot seberat 6.350 kg. Berbekal tiga motor listrik, Cybertruck bisa menarik sebuah trailer yang beratnya 9 ton.
Mobil besutan Tesla ini dipersenjatai dengan fitur-fitur yang tak ada di versi sebelumnya. Misalnya, kamera monitor di depan pengemudi. Kemudian, ada sistem AC yang bisa megnubah temperatur dan kecepatan angin berdasarkan biometrik penumpang.
Mobil ini dijual mulai dengan US$39.900-US$69.900 (Rp568,83 juta-Rp1,28 miliar). Mobil ini akan diantarkan kepada konsumen pada 2022.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya