Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Keracunan makanan bisa jadi insiden yang sangat berbahaya. Yang mengkhawatirkan, terkadang makanan yang kita anggap aman ternyata tak sesuai yang dibayangkan
Bukan hanya mengonsumsi makanan di pinggir jalan, insiden tapi juga bisa terjadi karena masakan rumah.
Penyebab utama insiden biasanya karena bahan makanan tidak dicuci dengan benar. Jangan sampai Sahabat Dream dan keluarga mengalaminya.
Selain membuat zat kimia yang masih menempel, cara membersihkan makanan yang tak tepat juga mengurangi rasa yang dikandungkan
Nah berikut ini cara membersihkan beberapa bahan makanan agara aman dikonsumsi dan tak menghilangkan rasanya:
Beras
Semua jenis beras harus dibilas 3-4 kali sebelum dimasak (terutama beras yang berukuran panjang). Bukan karena debu tapi pati yang menutupi beras. Jika tak dibersihkan bisa membuat nasi menggumpal dan rasanya jadi kurang enak.
Pastikan membilas kerang apapun jenisnya. Jika perlu sikat sampai tak ada pasir serta kotoran yang menempel. Bilas di bawah air yang mengalir.

Setelah benar-benar tak ada kotoran, baru olah. Cangkang kerang membuat kotoran dan limbah menyangkut dengan mudah. Tidak membersihkannya akan sangat berisiko.
Sama seperti kerang, kol juga harus dicuci dengan teliti. Buka dulu lapisan pertama yang biasanya dipenuhi tanah. Baru kemudian bilas di bawah air mengalir.

Untuk menyingkirkan ulat atau bakteri, rendam sebentar dalam air yang sudah dicampur dengan garam. Diamkan beberapa menit lalu bilas kembali.
Buah satu ini memang tampak sangat bersih dari luar. Tapi, biasanya terpapar cukup banyak pestisida.

Untuk mencucinya, bilas sekali kemudian rendam di air yang sudah dicampur baking soda atau garam, lalu bilas kembali.
(Sah, Sumber: Brightside)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya