AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Menu Makanan Warga Okinawa (Foto: Shutterstock)
Dream - Okinawa, salah satu pulau di Jepang terkenal dengan warganya yang berumur panjang. Pulau cantik ini, termasuk wilayah di dunia yang warganya banyak berumur hingga 100 tahun.
Tingkat obesitas dan penyakit kronisnya juga sangat rendah. Para ahli kesehatan menduga hal ini karena kebiasaan makan warganya yang sangat sehat.
" Banyak variabel yang menjelaskan rentang hidup yang panjang ini, tetapi kuncinya adalah pola makan mereka yang sehat," kata Luiza Petre, MD, asisten profesor klinis kardiologi di Fakultas Kedokteran Mount Sinai di New York, seperti dikutip dari Prevention.
Tak heran kalau kebiasaan makan warga Okinawa banyak diadaptasi dan dianjurkan oleh para ahli kesehatan. Dasar dari makan sehat ala Okinawa adalah pada banyaknya menu sayur dan makanan laut.
Porsinya juga termasuk sedang, tidak berlebihan atau terlalu sedikit. Warga Okinawa juga memperlakukan makanan seperti sumber pengobatan mereka.
Penasaran apa saja bahan-bahan andalan mereka dalam mengolah masakan? Berikut daftarnya.
- Karbohidrat serat tinggi, seperti ubi jalar, sayuran akar, dan mie soba. Porsinya sangat dominan
- Sayuran hijau seperti sayuran hijau dan kol
- Makanan dari kedelai seperti tahu dan pasta miso
- Makanan laut dan rumput laut seperti ikan, kombu dan hijiki
- Daging merah dalam porsi sedikit
- Jamur shiitake dan pare, buah seperti labu pahit
- Teh melati
Warga Okinawa tak terlalu suka makanan manis yang memang hanya muncul di acara khusus. Mereka juga lebih sering mengolah masakan dengan cara dikukus dan ditumis. Sehingga, makanan tak banyak menyerap minyak. (ism)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli