Penelitian: Pria dengan Suara 'Berat' Cenderung Tidak Setia

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Jumat, 9 Oktober 2020 06:33
Penelitian: Pria dengan Suara 'Berat' Cenderung Tidak Setia
Studi di Universitas Southwest di China menunjukkan bahwa suara pria dapat digunakan untuk memprediksi apakah dirinya setia atau tidak

Dream - Fenomena perselingkuhan menjadi momok menakutkan yang menyergap banyak pasangan. Rasa curiga dan kekhawatiran kerap kali muncul sehingga mengganggu pikiran seseorang.

Namun tenang saja, baru-baru ini sebuah studi berhasil menemukan ada cara mudah untuk menemukan sosok pria yang cenderung akan berselingkuh. 

Studi yang dilakukan Universitas Southwest di China menyebut, pria dengan suara 'berat' lebih cenderung tidak setia dalam hubungan mereka.

 

1 dari 2 halaman

Proses Penelitian

Ingin Balas Dendam, Istri Jual Rumah Saat Suami Tukang Selingkuh Pergi© MEN

Nada suara pria diklaim dapat digunakan untuk memprediksi niat 'selingkuh' seseorang. Studi dilakukan dengan mempelajari tingkah laku 116 siswa laki-laki dan 145 siswa perempuan yang punya sejarah hubungan relatif pendek.

Peneliti merekam suara para peserta saat mengucapkan frasa yang sama. Hal ini dilakukan untuk menilai 'kedalaman' suara mereka. Selain itu, mereka juga ditanya seberapa besar kemungkinan mereka untuk selingkuh saat menjalin hubungan. 

Dari penelitian itu, dianalisa bahwa pria dengan suara yang relatif 'berat' lebih cenderung melakukan perselingkuhan dibanding yang tidak. Sebaliknya, nada suara wanita tidak bisa dikaitkan dengan peluangnya untuk selingkuh. 

" Temuan kami menunjukkan bahwa pria dengan suara 'maskulin' lebih cenderung terlibat dalam perselingkuhan dan kurang berkomitmen pada hubungan dibandingkan dengan pria 'feminim'," jelas ketua tim peneliti, Jing Zhang.

Studi yang dipublikasikan pada Personality and Individual Differences ini juga menjelaskan, efek yang sama tidak ditemukan pada wanita yang diteliti.  

 

2 dari 2 halaman

Klaim Peneliti

Meskipun belum ada alasan yang jelas mengenai klaim tersebut, para peneliti berdalih mereka memiliki sejumlah teori yang mendukung. 

" Penelitian menunjukkan suara 'maskulin' dan perselingkuhan pada pria memiliki dasar biologis yang sama, yaitu dipengaruhi oleh kadar testosteron," ujar Jing Zhang. 

Menurutnya, modus untuk melakukan perselingkuhan juga didasarkan atas peningkatan akses ke pasangan.

" Pria dengan suara 'maskulin' secara signifikan memiliki riwayat kesehatan jangka panjang dan dominasi sosial. Akibatnya, ia cenderung dianggap memiliki posisi sosial yang lebih tinggi, yang kemudian membentuk paradigma wanita sejak zaman dulu," terangnya lagi. 

Jing Zhang menjelaskan hubungan antara karakteristik vokal pria dan niat perselingkuhan lebih mungkin terjadi akibat, peningkatan akses pada wanita. Namun hal ini perlu dibuktikan lebih lanjut.

(Sumber: Daily Star)

Beri Komentar