Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Pemeriksaan Ultrasonografi
Dream - Menjalani kehamilan penuh semangat, tapi kemudian tidak berakhir dengan baik. Janin dalam kandungan tak bisa bertahan, keguguran pun terjadi. Hal ini bisa menimbulkan kesedihan hingga trauma.
Rasa depresi mungkin akan muncul, apalagi jika usia janin sudah cukup besar. Ada hal-hal yang sebaiknya Anda dan pasangan lakukan setelah keguguran terjadi. Hal ini sangat penting untuk
memulihkan kondisi fisik dan emosi.
- Habiskan waktu berdua
Adalah wajar jika kesedihan Anda dan pasangan rasakan. Kekompakan sangat dibutuhkan agar emosi jadi lebih stabil. Tak perlu buru-buru menjalani program hamil, pastikan dulu kondisi
emosi Anda dan suami sudah tidak terlalu bersedih. Terbukalah dengan pasangan terkait kondisi emosi Anda.
Bisa juga melepas stres dan kesedihan dengan liburan atau sekedar berjalan-jalan. Jika memang depresi dan stres yang dirasakan cukup berat, jangan segan untuk berkonsultasi dengan
psikolog. Ingat, libatkan juga pasangan.
- Lakukan tes
Jika memang keguguran sudah lebih dari 2 kali, atau setelah janin berusia 20 minggu, lakukan tes secara lengkap. Konsultasikan dengan dokter secara mendalam apa pemicu keguguran
berulang. Dari tes tersebut nantinya akan muncul informasi medis penting dan terapi yang bisa dilakukan.
-Kenali risiko
Ada perempuan yang memiliki risiko tinggi mengalami keguguran, yaitu hamil di atas usia 35, merokok dan memiliki masalah kesehatan. Untuk itu jika memang ingin menjalani program hamil, pastikan membuat gaya hidup jadi lebih sehat, baik pada calon ayah maupun ibu.
- Jangan putus harapan
Teknologi kedokteran kini kian berkembang. Ada banyak cara untuk bisa hamil, asalkan Anda dan pasangan tetap semangat untuk berusaha. Bisa melalui inseminasi atau program bayi tabung (IVF). Jadi pastikan harapan itu tetap ada.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?