Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jamur (Foto: Shutterstock)
Dream - Jamur liar jadi salah satu makanan mahal di negara-negara Eropa. Hal ini lantaran kesediaannya yang langka dan rasanya yang khas.
Biasanya disajikan dengan spageti atau campuran bumbu mentega. Restoran yang menyajikan jamur biasanya merupakan restoran mahal dan bergengsi.
Namun rupanya makanan itu memicu insiden kematian di Riff, salah satu restoran berbintang Michelin di Spanyol.
Seorang pelanggan wanita meninggal dunia setelah makan menu jamur. Sementara pelanggan lainnya sebanyak 23 orang dilarikan ke rumah sakit.
Maria Jesus Fernandez Calvo yang berusia 46 tahun, meninggal dunia pada Minggu, 24 Februari 2019 kemarin, setelah dirinya muntah dan diare hebat. Maria ke restoran tersebut bersama suami dan putranya untuk merayakan ulang tahun suaminya.
Sang suami dan anaknya juga mengalami sakit setelah makan jamur tapi kondisinya jauh lebih ringan dan bisa sembuh. Calvo diketahui memesan hidangan nasi dan jamur morchella.
Diperkirakan jenis jamur yang digunakan dalam menu tersebut adalah jamur beracun. Surat kabar Spanyol El Pais melaporkan restoran itu akan tetap ditutup sampai pejabat kesehatan dapat mengkonfirmasi penyebab resmi kematian Calvo.

" Tes analitik akan dilakukan pada produk makanan. Kita harus menunggu otopsi sebelum kita dapat menentukan apakah konsumsi makanan secara langsung menyebabkan kematiannya atau tidak," kepala kesehatan regional Spanyol, Ana Barcelo, dikutip dari Prevention.
Koki dan pemilik RiFF Bernd H. Knoller memberikan pernyataan “ penyesalan mendalam” atas kematian Calvo. Ia juga mengkonfirmasi bahwa pihaknya bekerja sama dengan departemen kesehatan untuk mengklarifikasi fakta, dan berharap sesegera mungkin mengetahui penyebab kematian pelanggannya.
(ism, Laporan: Ratih Permata Sari)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya