Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Instagram @bnpb_indonesia
DREAM.CO.ID - Sudah bukan rahasia lagi bahwa Indonesia berada pada posisi Indonesia disebut " sabuk bencana" . Tanah Nusantara ini berdiri di pertemuan tiga lempeng tektonik aktif dan dilewati oleh dua sabuk seismik besar yaitu Sirkum Pasifik (Cincin Api Pasifik) dan Sabuk Alpida.
Tak cuma dikepung banyak gunung berapi yang masih aktif, bencana berupa banjir dan tanah longsor juga sering kali terjadi menjelang musim hujan. Meski tak ada yang tahu kapan bencana akan datang, sudah sepatutnya kita waspada dengan segala kemungkinan yang terjadi.
Selain memperkaya pengetahuan tentang cara mengantisipasi kondisi bencana, hal yang penting dipersiapkan adalah memiliki tas siaga bencana. Seperti istilah sedia payung sebelum hujan, tas siaga bencana ini menjadi penyelamat ketika seseorang yang terdampak bencana diharuskan mengungsi.
Tas siaga bencana ini berisi perlengkapan yang dibutuhkan saat kamu harus menghindar dari lokasi yang berbahaya.
Dilansir dari akun instagram @bnpb_indonesia, ada beberapa hal yang wajib dipersiapkan jika terjadi bencana di sekitar kita. Barang-barang tersebut ada baiknya disiapkan dalam satu tas yang mudah dibawa.
" Halo #SahabatTangguh! Selain mengenali potensi risiko dan memahami apa yang dilakukan ketika terjadi bencana di sekitar kita, ada hal wajib yang harus dipersiapkan loh!," tulis akun instagram tersebut dalam keterangan fotonya.
Tas Siaga Bencana ini diisi sederet kebutuhan dasar dan peralatan penting untuk bertahan hidup, terutama dalam kondisi krisis di tengah situasi darurat bencana. Barang yang dibawa setidaknya cukup untuk bertahan selama tiga hari.
" Sahabat Tangguh wajib mempersiapkan Tas Siaga Bencana, berisi kebutuhan dasar dan peralatan penting untuk bertahan dalam kondisi krisis di tengah situasi darurat bencana setidaknya selama 3 (tiga) hari," paparnya.
Beberapa peralatan yang harus dibawa adalah dokumen dan surat berharga, uang tunai, perlengkapan untuk mandi, air mineral, obat-obatan dan P3K, alat penerangan, pakaian ganti untuk tiga hari, peluit, masker, makanan ringan tahan lama, ponsel, dan powerbank.
Selain membawa semua perlengkapan penting ke dalam tas, jangan lupa untuk selalu memantau kondisi cuaca. Terutama di akhir tahun seperti sekarang di mana curah hujan cukup tinggi dan rawan bencana seperti banjir atau longsor.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya