Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Robot IRON (Foto: Tangkapan Layar YouTube DPCars)
DREAM.CO.ID - Produsen kendaraan listrik (EV) asal China, Xpeng, memperkenalkan robot humanoid baru bernama IRON. Robot ini menyita perhatian publik karena gerakan sang robot yang dinilai begitu mirip manusia.
Robot IRON memiliki tulang belakang fleksibel layaknya manusia. Persendiannya juga dapat bergerak dan memiliki otot buatan yang memungkinkan berjalan dengan gaya seperti model.
He Xiaopeng, Ketua dan CEO Xpeng Motors, dalam peluncuran IRON di acara AI Day Xpeng di Guangzhou, China, pada 5 November, menyebut bahwa penampilan IRON memang dirancang agar tampak mirip manusia.
“ Di masa depan, robot akan menjadi pasangan hidup dan rekan kerja. Saya menduga, seperti saat membeli mobil, Anda bisa memilih warna, eksterior, dan interior. Di masa depan, saat membeli robot, Anda bisa memilih jenis kelamin, panjang rambut, atau pakaian sesuai kebutuhan,” ungkap He dikutip dari livescience.com, Senin, 17 November 2025.
Robot ini akan menjalani debut komersial seperti penjualan di toko, kantor, dan ruang pamer perusahaan, dengan model pertama diperkirakan hadir di lokasi Xpeng pada 2026.

Robot ini dilengkapi 82 derajat kebebasan gerak, termasuk 22 pada masing-masing tangan, sehingga memungkinkan ia membungkuk, berputar, dan memberi isyarat di banyak titik tubuhnya.
Robot ini ditenagai oleh tiga chip AI khusus yang memberikan total 2.250 triliun operasi per detik (TOPS), menjadikannya salah satu robot humanoid paling kuat yang pernah dikembangkan. Sebagai perbandingan, prosesor Intel Core Ultra 200V yang digunakan di beberapa laptop terbaik hanya mencapai sekitar 120 TOPS.
IRON didasarkan pada konsep desain yang disebut " born from within" , yakni gagasan bahwa desain robot meniru tubuh manusia dari dalam ke luar.
Robot ini memiliki endoskeleton internal dan struktur otot bionik yang mampu mendukung berbagai bentuk tubuh, mulai dari ramping hingga berisi, yang dapat disesuaikan oleh pengguna. Lapisan luarnya juga terbuat dari kulit sintetis penuh, kata He dalam presentasi.
“ Generasi berikutnya memiliki tulang yang sangat fleksibel, otot bionik yang kuat, dan kulit yang lembut. Kami berharap ia bisa memiliki tinggi dan proporsi yang mirip manusia,” kata He.
Menurut Xpeng, IRON juga merupakan robot humanoid pertama di dunia yang menggunakan baterai solid-state. Baterai ini memakai keramik atau polimer, bukan cairan mudah terbakar seperti pada baterai lithium-ion konvensional, membuatnya lebih aman untuk digunakan di lingkungan tertutup.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya