Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perlu Diingat, Data Pribadi Ini Amat Penting Untuk Dilindungi. (foto: Shutterstock)
Dream – Kesadaran masyarakat yang kurang membuat kasus pelanggaran data pribadi menjadi marak terjadi. Ditambah lagi, pengguna media sosial baru di Indonesia bertambah sejak pandemi COVID-19.
“ Kominfo akan membantu masyarakat terkait perlindungan data pribadinya," kata Direktur Tata Kelola Aptika Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Mariam F Barata, dalam webinar, Rabu 17 Maret 2021.
Dia mengatakan upaya ini harus dibarengi kesadaran masyarakat untuk tidak menyebarluaskan data pribadinya.
Kesadaran masyarakat terhadap perlindungan data pribadi bisa menekan peluang pelanggaran data. Masyarakat harus bisa membedakan mana data yang bisa disebarluaskan dan mana yang tidak.
Pentingnya perlindungan data pribadi turut menarik perhatian WhatsApp. Platform perpesanan ini memberikan beragam upaya untuk melindungi data pribadi para penggunanya, yaitu menghadirkan berbagai fitur didalam aplikasi tersebut.
“ WhatsApp menyediakan fitur terenkripsi secara end-to-end yang hanya pengirim serta penerima yang dapat melihat pesan, gambar ataupun video yang dikirimkan,” kata perwakilan WhatsApp, Esther Samboh.
Ester mengatakan WhatsApp punya fitur last seen atau terakhir dilihat, foto profil, informasi bio, dan laporan dibaca.
Selain itu, ada juga fitur undangan pada grup yang dapat dirubah untuk diperlihatkan kepada pengguna lain atau tidak dan itu merupakan salah satu bentuk menjaga keamanan data pribadi.
(Laporan: Radhika Nada)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya