Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perempuan Main Ponsel Di Toilet (Shutterstock.com)
Dream - Remaja cantik asal Cheboksary, Rusia, Yulia Vysotskaya, meninggal dunia setelah ponselnya terjatuh ke dalam bak mandi. Ponsel yang masih dalam posisi mengisi daya itu membuat Yulis tersengat aliran listrik.
Dikutip dari laman Metro.co.uk, Kamis 21 Maret 2019, orang tua Yulia masih sempat memanggil ambulans. Namun dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian.
Melihat peristiwa ini, insinyur elektronik Andrey Stanovsky memperingatkan para pengguna ponsel agar tidak bersantai di kamar mandi dengan kondisi ponsel sedang diisi daya.
" Kondisi itu seperti bermain Rusian roulette Rusia," kata Andrey.
Peristiwa perempuan yang tersengat aliran listrik karena ponsel, sebelumnya menimpa juara bela diri campuran Iriana Rybnikova pada Desember 2018. Dia meninggal ketika menggunakan iPhone yang tercolok ke pengisi daya saat mandi di rumahnya di Bratsk, Siberia.
Kondisi hampir serupa juga dialami, remaja 12 tahun, Kseniya P. Saat ditemukan, kepala Kseniya sudah berada di bawah air.
Setelah kematian dua perempuan itu, Kepala Departemen Radio-elektronik Universitas Negeri Irkutsk, Yury Agrafonov, mengatakan, bahaya air ketika bertemu aliran listrik.
" Air adalah konduktor yang baik. Inilah sebabnya mengapa ada hubungan arus pendek ketika ponsel jatuh ke air. Jika telepon tidak dicolokkan ke 220 volt, tragedi itu tidak akan terjadi," kata Yury.
Dream - Kakak Syahrini, Ridwan Zaelani, meregang nyawa dengan cara yang sangat tragis. Mendiang tersengat aliran listrik bertegangan tinggi dan meninggal di tempat.
Anak buahnya juga mengalami koma dan masih dalam perawatan di rumah sakit. Kecelakaan berupa tersengat listrik ini kerap dianggap sepele, padahal efeknya bisa sangat fatal.
Dikutip dari Hello Sehat, dibandingkan dengan luka bakar lainnya, sengatan listrik lebih berbahaya. Luka yang terlihat di permukaan sering kali tidak menggambarkan kondisi sebenarnya dari korban.
Tubuh manusia memang dikenal merupakan penghantar listrik baik. Artinya, saat kamu tersentrum, aliran listrik bisa dihantarkan ke seluruh tubuh sehingga kerusakan yang terjadi bisa sangat luas.
Sering kali kerusakan terbesar terjadi pada jaringan saraf, pembuluh darah, dan otot. Hal ini disebabkan oleh resistensi organ tersebut yang lebih rendah.
Apa yang harus dilakukan jika mendapati saudara atau rekan tersengat listrik?
1. Matikan sumber arus listrik atau cabut kabel yang menyebabkan sengatan, jika aman.
2. Jika arus listrik tidak bisa dihentikan, dorong korban dengan alat yang tidak menghantarkan listrik, misalnya sapu, kursi, atau tongkat kayu. Gunakan alas kaki atau berdirilah di atas bahan yang tidak menghantarkan listrik seperti matras karet atau tumpukan koran.
3. Hubungi klinik kesehatan terdekat.
4. Setelah pasien aman, cek pernapasan dan denyut jantung pasien. Jika ditemukan henti napas atau jantung, lakukan pertolongan pertama sesuai kemampuan.
5. Tetap bersama pasien sampai bantuan kesehatan tiba.
Selengkapnya baca di sini.
Dream - Sudah banyak imbauan agar tak bermain ponsel di tempat-tempat berbahaya apalagi jika baterainya sedang diisi ulang (charge). Namun masih saja banyak orang abai dengan peringatan itu.
Nasib tragis itulah dialami seorang wanita yang tengah hamil tua. Dia meninggal duani akibat tersengat listrik karena menggunakan Ponsel yang di-charge saat berendam di bak mandi.
Tragisnya, wanita asal Prancis itu tinggal dua minggu lagi akan melahirkan anaknya.
Saat ditemukan pertama kali oleh suaminya, korban berusia 21 tahun itu sudah dalam kondisi tenggelam dan tidak sadarkan diri.
Suaminya segera menghubungi layanan darurat. Tapi petugas medis yang datang ke rumahnya tidak bisa menyelamatkan nyawa wanita itu.
Saat ini polisi masih berusaha mengungkapkan kasus memilukan ini. Polisi menduga korban tersengat pengisi daya baterai ponsel yang ditemukan di sekitar bak mandi dalam kondisi di-charge.
Sementara itu, suaminya turut diperiksa di rumah sakit karena shock setelah menemukan istrinya meninggal dunia di bak mandi.
Sumber: mynewshub.cc
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya