Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Zenfone Max M2
Dream - Memuaskan hasrat milenial bermain game, nonton dan foto-foto di ponsel pintar, tanpa harus bokek berlebihan ketika membelinya. Yup, itu yang ditawarkan Asus Zenfone Max M2.
Smartphone dengan nama seri ZB633KL adalah varian termurah 'trio smartphone' gaming yang diperkenalkan Asus Indonesia.
Dream berkesempatan mengulas singkat Zenfone Max M2. Penasaran seperti apa spesifikasi dan performanya? Langsung aja simak review lengkapnya di bawah ini!

Desain
Zenfone Max M2 mengusung gaya sangat berbeda dari kakaknya, Zenfone Max Pro M2. Casing belakang berbahan metal yang cukup kokoh dan terasa premium. Sedangkan framenya terbuat dari plastik solid.
Pada bagian belakang ponsel terdapat kamera ganda (resolusi 13 megapiksel dan 2 megapiksel), LED flash dan sensor sidik jarinya dan logo Asus.

Zenfone Max M2 mengusung layar berponi (notch). Tepat di posisi poninya terdapat kamera selfie dengan resolusi 8 megapiksel, LED flash depan, LED notifikasi. Bezelnya cukup tipis.
Dan terlihat kekinian dengan screen to body ratio mencapai lebih dari 88%. Smartphone ini relatif nyaman dan pas saat digenggam. Permukaan casing belakangnya tidak selicin Zenfone Max Pro M2.

Zenfone Max M2 mengusung layar full HD+ 2.5D berukuran 6,3 inci, tanpa kehadiran tombol kapasitif di bawah layar. Kemudian di samping kanan ponsel terdapat tombol volume dan tombol power.
Sedangkan sisi kiri terdapat microphone, tray slot SIM 1 dan SIM 2 serta microSD dengan jenis dedicated slot. Sisi atas ponsel gaming terbaru Asus ini terdapat microphone dan port audio 3.5mm.
Ponsel andalan Asus ini disokong SoC (System on Chip) Qualcomm Snapdragon 632 SDM 632, prosesor octa-core Kryo 250--kecepatan 1,8GHz--dipadukan dengan memori RAM sebesar 3GB atau 4GB, serta diperkuat grafis mumpuni dari GPU (Graphics Processing Unit) Adreno 506 yang powerful.
Dengan jeroan itu, ponsel ini tidak gampang lemot ketika membuka banyak aplikasi atau bermain game.
Buka tutup aplikasi dan perpindahan menu terasa gegas tanpa lag. Bahkan saat sudah banyak aplikasi sosial media terinstal, Zenfone Max M2 masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan performa berarti. Saat beban kinerja berat, ponsel ini tidak panas.
Performa gaming Zenfone Max M2 laik diacungi jempol. Saat menjajal beberapa game seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends terbilang lancar.

Kualitas layarnya lumayan, meski resolusi layarnya hanya HD+. Warna yang dihasilkan cukup vivid dan padat. Respon touchscreen-nya terbilang gegas, sehingga mendukung kenyamanan bermain game. Viewing angle layarnya luas dan bisa diandalkan saat digunakan di bawah sinar matahari.
Untuk speaker keluaran suaranya tidak cempreng. Saat mendengarkan musik menggunakan headphone mampu menghasilkan suara lumayan solid.
Nah itu yang penting. Ponsel ini dibekali baterai berkapasitas besar di kelasnya, yakni 4000mAh. Baterai ini mampu bertahan hingga seharian penuh untuk penggunaan sosial media intensif diselingi gaming.
Sedangkan penggunaan dengan intensitas lebih rendah, bisa bertahan hingga 1,5 hari. Sayangnya, Zenfone Max M2 belum mendukung fitur Quick Charge 3.0.
Kamera sebenarnya bukan fitur yang diunggulkan Zenfone Max M2, tetapi kemampuannya masih bisa dibilang lumayan dan mampu menghasilkan efek bokeh ala-ala kamera DSLR.

Kamera Zenfone Max M2 juga didukung AI Camera yang mampu mendeteksi 13 skenario berbeda. Kecepatan fokus kamera terbilang akurat, meski bukan paling cepat di kelasnya. Untuk foto dalam kondisi low-light terbilang lumayan, tapi gak bagus-bagus amat.
Kamera depannya (8 megapiksel) memiliki performa biasa saja. Seringkali eksposur cahaya terlalu tinggi. Apalagi jika dalam keadaan cahaya yang minim, jangan banyak berharap. Tapi satu kelebihan yang jarang dimiliki pesaingnya adalah kemampuan merekam video 4K atau Ultra HD.
Dengan banderol Rp2 juta, Zenfone Max M2 merupakan sebuah smartphone gaming murah dengan performa ciamik di kelasnya. Baterai yang tahan lama dan desain berponi yang kekinian menjadi nilai tambah.

Sayangnya, Zenfone Max M2 belum memakai USB Type-C dan tidak ada Fast Charging. Dari plus minus itu, Zenfone Max M2 bisa menjadi pilihan, jika Sahabat Dream mencari ponsel kelas menengah dengan jeroan mumpuni serta performa andal untuk bermain game. Gimana tertarik gak?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya