BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Ibu Menyusui
Dream - Proses menyusi membutuhkan penyesuaian yang terus menerus baik oleh ibu maupun bayi. Menemukan posisi tepat sesuai anjuran, cenderung mudah dilakukan. Tapi mendapat posisi yang tepat serta nyaman bagi ibu dan bayi, butuh waktu.
Biasanya bayi memiliki posisi favorit saat menyusui. Bisa sambil tiduran, tengkurap atau di pangkuan. Begitu juga ibu, pastinya ada posisi yang paling nyaman saat menyusui. Lalu bagaimana kita bisa tahu kalau posisi menyusui dan pelekatan sudah tepat?
Ada sederet hal yang bisa dilihat untuk mengetahui ketepatan posisi menyusui serta ibu dan bayi sudah 'kompak' menemukan posisi nyaman saat menyusu. Antara lain dagu bayi menekan payudara dan hidungnya tak tertutup. Mulutnya dalam posisi maju mundur yang intensif, menandakan kalau bayi mengisap secara maksimal.
Lalu sebagian besar areola (area hitam di payudara) berada di mulut bayi. Ibu pun tak merasa kesakitan sam sekali. Ras yang muncul hanya sensasi isapan mulut bayi dan pergerakan puting. Rahang bayi juga bergerak secara aktif dan intens.
Selama menyusui bayi juga tidak rewel, dia terlihat tenang dan terus mengisap. Kadang isapannya terus-menerus, lalu perlahan hingga diam. Siklus tersebut berulang lagi hingga bayi melepas sendiri payudara dan menampakkan wajah puas, kenyang dan bahagia.
Sementara kecukupan ASI yang diberikan bisa dilihat melalui kenaikan berat badan bayi. Berikut panduannya:
- Untuk bayi usia 0 hingga 3 bulan, normalnya kenaikan berat badan antara 150 hingga 200 gram tiap pekan
- Untuk bayi usia 3 hingga 6 bulan, normalnya kenaikan berat badan antara 100 hingga 150 gram tiap pekan
- Untuk bayi usia 6 hingga 12 bulan, normalnya kenaikan berat badan antara 70 hingga 90 gram tiap pekan
Sumber: KidSpot
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan