Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
RAN Tampil Saat Launching Outlet Coffee Shop Titik Temu Terbaru Di Jakarta. (Foto: Keisha Ritzska Salsabila)
Dream - Setelah dua outlet coffee shop Titik Temu yang berada di Seminyak Bali dan Jenggala Jakarta, kini RAN kembali hadirkan outlet terbarunya di M Bloc Space Jakarta.

Personel RAN, Astono Andoko atau Asta mengatakan, M Bloc Space dengan konsep klasik yang unik dan menarik, menjadi alasan lokasi ini dipilih menjadi outlet Titik Temu terbarunya.
" Konsepnya klasik, menarik, mungkin bisa menjadi satu angin segar buat orang-orang kalau mau jalan gak cuma ke mall gitu kan, ada Mbloc," ujar Asta saat Grand Opening Titik Temu di M Bloc Space, Jakarta, Jumat, 8 November 2019.

Serta, lokasi strategis M Bloc Space yang berada dekat stasiun MRT, diharapkan dapat menghadirkan banyak pengunjung.
Menurut Asta, setiap outlet Titik Temu memiliki identitasnya masing-masing. Kekuatan coffee shop ini adalah pada tempat.
Pada dasarnya, Titik Temu ingin menghadirkan suasana yang membuat orang saling bertemu di dalamnya, terinspirasi untuk menghasilkan sesuatu.

Diketahui bahwa Titik Temu adalah sebuah coffee shop hasil kolaborasi berbagai founder dari bermacam background. Hal ini diungkapkan Asta, bahwa salah satu founder Titik Temu adalah arsitek.
" Kita base on pertemanan, satu project yang ingin melibatkan sebanyak mungkin orang di bidangnya masing-masing. Jadi, di foundernya itu ada yang jadi arsiteknya, ada yang spesialis kopinya, brandingnya," papar gitaris RAN ini.
Kolaborasi ini dilakukan RAN dengan semangat yang luar biasa. Karena menurut Asta, pengembangan bisnis coffee shop mereka, sangat dilakukan dengan hati dan sesuai passion.
" Kita cinta banget, pakai hati banget mengerjakan ini. Makanya kelihatan semua itu, pakai passion," ungkap Asta.

Selain itu, Kolaborasi Titik Temu, telah membuka kesempatan RAN untuk menambah relasi dan mempelajari banyak hal, seperti dalam bidang arsitektur.
" Dengan kolaborasi, pastinya lebih ngerti karena kan misalnya ngobrol sama arsitek, akhirnya bisa ngobrol hal baru tentang arsitektur. Lebih hands on karena spending time nya lebih banyak," ujar Asta.
Pria kelahiran London ini membocorkan, ke depannya, Titik Temu akan membuka outlet selanjutnya di salah satu tempat iconic. Untuk kejelasan letak tempat, ia belum mau membeberkannya.
Laporan: Keisha Ritzska Salsabila
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya