Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Persalinan
Dream - Kehamilan pertama bisa dibilang pengalaman yang menyenangkan, menebarkan, takut dan khawatir. Perasaan tersebut normal dialami para ibu karena perubahan hormon serta fisiknya.
Apalagi jelang persalinan ketika usia kandungan sudah matang mencapai 36 hingga 38 minggu. Rasa takut kesakitan, kontraksi, serta kondisi bayi selalu berkecamuk di pikiran dan membuat
ibu sulit tidur.
" Hal ini sebenarnya tak boleh dibiarkan, karena akan membuat ibu jadi berisiko tinggi mengalami depresi, termasuk depresi setelah melahirkan," ujar Maya Hammer, seorang terapis yang sering menangani ibu hamil.
Maya menyarankan untuk menceritakan perasaan yang dialami dengan orang lain. Bisa dengan suami, adik, kakak atau sahabat. Akan lebih baik menceritakannya pada dokter atau psikolog
yang memang terlatih menghadapi hal tersebut.
" Cari orang yang bisa diajak bercerita, sekedar mendengarkan bukan menghakimi apalagi menjelekkan. Cara ini akan sedikit meredakan rasa takut. Bisa juga cerita dengan teman yang
punya pengalaman melahirkan pertama kali, itu mungkin membantu," ungkap Maya.
Hal lain yang bisa dilakukan adalah berlatih bernapasan dan menenangkan pikiran dengan olahraga ringan dan yoga. Hindari melihat hal-hal yang menyeramkan dari proses persalinan.
Ada calon ibu yang menghindari menonton video persalinan karena merasa takut. Tapi ada juga yang justru bisa mengurangi rasa takutnya dengan melihat video tersebut.
" Taklukan rasa takut dengan mensugesti pikiran kalau akan bertemu dengan buah cinta yang menggemaskan, yang sudah dikandung dan 'menemani' kemana pun selama 9 bulan. Inti
ketakutan ada di pikiran, carilah lingkungan, bacaan dan tontonan positif. Bisa juga berkegiatan seperti biasa dan melakukan hobi, ini jadi cara efektif untuk mengurangi rasa takut," ungkap
Maya.
Sumber: todaysparent
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan