Risty Tagor Ungkap Alasan Stuart Tidak Boleh Temui Anaknya

Reporter : Amrikh Palupi
Sabtu, 16 Januari 2016 18:20
Risty Tagor Ungkap Alasan Stuart Tidak Boleh Temui Anaknya
"Stuat datang Jongkok didepan jujur saya ngga tahu mau menghadapi Stuart. Lagi-lagi dia melakukan sesuatu.

Dream - Risty Tagor mengungkapkan alasan kenapa dirinya tidak memperbolehkan Stuart Collin melarang bertemu anak biologisnya. Bukan tanpa sebab Risty tidak menemui Stuart.

Risty menyayangkan tindakan Stuat Collin saat datang dan jongkok di depan rumah. Lagi-lagi Stuart melakukan sesuatu yang dianggap Risty sebagai pencitraan. Terlebih saat datang, kata Risty, Stuart Collin tidak menghubungi dirinya dahulu.

" Stuat datang jongkok di depan. Jujur saya ngga tahu mau menghadapi Stuart. Lagi-lagi dia melakukan sesuatu. Saya mau bilang, dia tidak menghubungi saya waktu datang," ujar Risty Tagor saat konferensi pers di rumahnya, Kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Sabtu 16 Januari 2016.

" Kalau dia (Stuart) bilang nomornya di blok, saya rasa beli nomor baru nggak mahal. Tidak susah bisa beli nomor baru untuk hubungin saya. Saya baru tahu dari mamah, yang sering miscall itu nomor baru Stuart," tambah Risty.

Alasan lain menurut Risty, karena Stuart ingin menemui anaknya sore, yakni jelang magrib. Karena itu, Risty tidak akan membawa anaknya untuk bertemu dengan dirinya.

" Pada saat dia datang sekitar mau maghrib, buat saya itu bukan waktu yang tepat untuk bertemu. Arkana belum 40 hari dan Stu ngga boleh masuk ke dalam rumah," tutur Risty.

" Stu ngga boleh masuk ke dalam rumah karena saya ngga mau ada trauma lagi sama Arsen. Karena Arsen ada di sini. Saya sudah cukup sembuhin traumanya Arsen. Itu sebabnya Stu tidak boleh datang dulu," tambah Risty.

Selain itu menurut ibu dua anak ini, emosi Stuart Collin membuat Om-nya kecewa. Apalagi adik dari mamahnya itu yang menjaga Risty Tagor.

" Stuart tidak ada. Itu sebabnya kenapa Stuart ngga boleh datang dulu. Stuart emosi dan mengusir om saya. Padahal Om yang urusin saya. Masa usir Om saya. Dimana kedewasaan Stuart. Belom ada disitu," tuturnya. 

Beri Komentar