Bara Sarira, Fashion Hijab yang Sadar Kesehatan Tulang Belakang

Reporter : Dwi Ratih
Senin, 28 Oktober 2019 08:13
Bara Sarira, Fashion Hijab yang Sadar Kesehatan Tulang Belakang
Kamu bisa dapatkan busana itu dari fashion desainer Rosie Rahmadi

Dream - Kelainan pada tulang belakang biasanya disebabkan keadaan seseorang yang sering membawa beban berat di punggungnya.

Meski demikian, tak sedikit para penderita skoliosis justru mengesampingkan kesehatan tulangnya.

“ Kelainan tulang belakang ini berpengaruh besar untuk kesehatan tubuh, seperti asam lambung, maag, masuk angin, serta ada beberapa hormon lain yang terganggu,” ungkap Rosie Rahmadi, fashion desainer hijab pada acara Jakarta Fashion Week (JFW) 2020, Jumat, 25 Oktober 2019.

 Rosie Rahmadi

Rosie Rahmadi/Foto: Dream-Diah Tama

1 dari 7 halaman

Bara Sarira

Terinspirasi dari keresahan yang ia alami sehari-hari sebagai penderita skoliosis, Rosie berhasil merancang busana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan tulang belakang.

Di JFW 2020, ia mempersembahkan koleksinya lewat koleksinya yang berjudul Bara Sarira.

Berkolaborasi dengan salah satu produk perawatan mobil SL99, pertunjukkan Bara Sarira ingin mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kesehatan.

Dalam hal ini, SL99 merupakan solusi untuk mengurangi emisi karbon monoksida.

 Rosie Rahmadi

Rosie Rahmadi (kiri)/Foto: Dream-Diah Tama

Kita tahu, karbon monoksida adalah racun metabolisme yang bereaksi secara metabolik dengan darah dan dapat menyebabkan sesak napas, pingsan, hingga kematian.

2 dari 7 halaman

Membentuk Struktur Tulang Belakang

Dengan teknik anyaman serta tekstur benang yang dibuat secara khusus, rancangan busana ini diharapkan bisa membuat konsumen sadar akan kesehatan tulang terutama tulang belakangnya.

 Rosie Rahmadi

Rosie Rahmadi/Foto: Dream-Diah Tama

Teknik dan detail yang digunakan dalam merancang koleksi busana ini, membentuk struktur tulang belakang pada manusia yang lebih baik dan sangat nyaman digunakan.

(ism, Laporan: Diah Tama Yanti)

3 dari 7 halaman

Sama Bisa Bisa Sama, Tampilan Menakjubkan Para Disabilitas di JFW 2020

Dream - British Council berhasil mencuri perhatian penonton Jakarta Fashion Week (JFW) 2020 di Senayan City, Jakarta. Para model yang mereka hadirkan membuat tamu undangan yang hadir ikut tersentuh.

Hadir untuk yang kedua kali di ajang JFW 2020 pada Kamis, 24 Oktober 2019, British Council menghadirkan para disabilitas yang menjadi dancer di salah satu bagian penampilan mereka. 

Di media sosial, British Council telah sejak lama mengampanyekan tagar #SamaBisaBisaSama untuk maksimalkan aksinya kali ini.

  British Council

Foto: Instagram.com/idbritish

4 dari 7 halaman

Berkolaborasi dengan Cotton Ink, British Council mengajak para pelaku industri mode dan ekonomi kreatif agar lebih membawa aspek keberagaman pada setiap karyanya.

Keberagaman yang ditampilkan dalam show British Council bertajuk “ Intoart” ini menceritakan tentang eksistensi disabilitas dalam kehidupan masyarakat.

  ria sarwono

Foto: Instagram.com/ria.sarwono

5 dari 7 halaman

Perlu kita tahu, saat ini tak sedikit orang menganggap kondisi distabilitas merupakan sebuah kekurangan mutlak, padahal anggapan itu tidaklah benar.

Kondisi ini juga kerap dianggap sebagai suatu ketidakberdayaan.

Dengan hadirnya " Intoart'' di panggung JFW 2020, stigma ini dipatahkan dengan keberadaan karya-karya para seniman dan model disabilitas yang dihadirkan.

Menggandeng ilustrator Ayang Cempaka, Cotton Ink mengusung 'Casual with A Twist' dengan melihatkan corak floral dan warna-warni penuh semangat pada koleksinya.

  Cotton Ink

Foto: Instastory @cottonink

6 dari 7 halaman

Garapan Cotton Ink dan Ayang Cempaka ini dianggap mencerminkan semangat kreativitas dan eskpresi diri dalam kondisi disabilitas yang dipresentasikan tiga perempuan penyandang disabilitas dari beragam profesi yaitu Feby Widya Putri, Namira Zania, dan Marta Hardy.

  Cotton Ink

  Cotton Ink

  Cotton Ink

Foto: Instastory @cottonink

" Ini adalah kolaborasi yang sangat menarik bagi kami," terang Ria Sarwono selaku Owner dari Cottonink.

  Cotton Ink

Ria Sarwono & Carline Darjanto/Foto: Insagram @carlinedarjanto

7 dari 7 halaman

Tak cuma itu, seluruh penonton di fashion tent JFW 2020 berhasil dibuat haru dengan adanya penampilan Gigi Art of Dance yang memeriahkan pagelaran busana ini.

Mereka adalah lima orang penari distabilitas yang semangat menampilkan tariannya dengan mengenakan koleksi dari Cotton Ink dan Ayang Cempaka.

  Cotton Ink

Menyatakan dukungan tema ini, fashion hijab Tantri Namirah dan penyanyi Kallula juga ikut melenggang di panggung JFW 2020 'Casual with A Twist'.

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik