Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pemakaian Skincare (Shutterstock)
Dream - Kulit sehat dan glowing pasti jadi dambaan kaum Hawa. Sehingga tak heran banyak wanita melakukan beragam perawatan mulai dari penggunaan skincare di rumah hingga rutin ke klinik kecantikan.
Namun, seringkali dorongan yang besar untuk memiliki glowing membuat para wanita meningkatkan pemakaian skincare berlebihan tanpa pengawasan.
Bahkan masih banyak masyarakat yang belum memahami pemakaian produk kecantikan dan skincare yang aman dan sesuai dengan kondisi kulit mereka.
Memberi edukasi pada para wanita tentang skincare dan beauty produk, Beauty E-commerce BeautyHaul, meresmikan konsep baru yang berfokus pada pemberian edukasi kepada masyarakat dengan menyeimbangkan aspek clinical and fun beauty.

“ BeautyHaul juga memiliki kewajiban untuk mengedukasi masyarakat agar dapat menentukan pilihan produk dengan lebih bijak. Kami ingin menyerukan pesan positif ke masyarakat yang lebih luas untuk menjawab kebutuhan kecantikan dan pengalaman belanja produk kecantikan yang mudah dan menyenangkan,” jelas Co-founder BeautyHaul, Marsela Limesa di konferensi virtual Beautopia: Here We are All Beautiful, Here We are Perfect, Jumat 15 April 2022.
Membuka flagship store pertamanya di Depok, Margo City, BeautyHaul menyediakan teleconsultation booth yang menyediakan layanan untuk pelanggan berkonsultasi masalah dan kebutuhan kulit dengan dokter kulit secara gratis.

“ Karena banyak sekali produk yang tersedia mungkin bingung kira-kira produk apa yang dibutuhkan, jadi bisa konsultasi dulu di teleconsultation booth di store BeautyHaul untuk memilih produk yang tepat,” jelas Medical Innovation Expert BeautyHaul, dr. Claudia Christin pada kesempatan yang sama.

BeautyHaul juga membuat yang dibuat oleh komunitasnya yang dinamakan Skintention. Konten ini bertujuan untuk mengedukasi para beauty enthusiast mengenai produk kecantikan yang semakin banyak bermunculan.
Skintention akan menjadi komunitas beauty pertama yang mengusung konsep holistik dalam perawatan kulit.
“ Skintention kami buat karena ingin mengajak orang-orang yang memiliki misi yang sama untuk mengedukasi masyarakat mengenai produk kecantikan,” tambah dr. Claudia.
Dream - Memakai produk perawatan kulit secara rutin belum tentu bisa menjaga kesehatan kulitmu secara maksimal. Pasalnya, kamu harus tetap memperhatikan berbagai faktor penting ketika menggunakan produk perawatan kulit agar manfaatnya bisa didapatkan secara optimal.
Jika tidak, produk perawatan kulit yang digunakan secara rutin tidak akan memberikan efek apapun. Bahkan pada sebagian orang, produk perawatan kulit yang digunakan pun bisa menyebabkan berbagai masalah.
Jadi jika kamu merasa produk perawatan kulit tidak memberikan efek apapun pada kulit, mungkin kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa hal yang diungkapkan oleh Dokter Kulit, Kamila Jaidi berikut ini.

Banyaknya produk skincare yang beredar di pasaran bisa membuatmu tergiur untuk mencobanya. Tapi, jangan mencoba berbagai produk dalam waktu yang singkat.
Pasalnya menurut Kamila, produk perawatan kulit akan menunjukkan hasil rata-rata setelah 3-6 bulan pemakaian. Jadi jika kamu memakainya dalam kurun waktu singkat, produk tersebut belum memberikan efek apapun pada kulit.

" Beberapa skincare itu harus digunakan dalam kondisi kulit tertentu, seperti vitamin C gunakan di kulit yang kering, hyaluronic acid digunakan di kulit yang lembap," katanya.
Dia pun menambahkan bahwa pemakaian produk perawatan kulit harus diurutkan dari skincare dengan tekstur paling cair hingga kental.

Perhatikan cara pemakaian skincare terlebih dulu sebelum memakainya secara rutin. Hal ini seringkali terjadi pada produk perawatan kulit yang ditujukan untuk mencegah atau mengatasi tanda penuaan, seperti serum retinol atau AHA/BHA.
" Retinol dan AHA/BHA digunakan di pagi hari. Akhirnya, kulit kita menjadi merah-merah," tuturnya. Kedua kandungan tersebut membuat kulit rentan terhadap paparan sinar UV. Sehingga, kamu harus menggunakannya di malam hari.
Bahkan, kamu juga harus menggunakan tabir surya secara rutin di pagi hingga sore hari jika ingin memakai produk yang mengandung retinol dalam jangka panjang.
Tapi terlepas dari 3 hal yang disebutkan di atas, kamu juga harus sabar menunggu hasil atau efek pemakaian produk perawatan kulit. Pasalnya, skincare harus digunakan secara rutin dan hasilnya pun akan muncul secara bertahap.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya