Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Deki Prayoga/Dream.co.id)
Dream - Setelah melalui proses sangat panjang, kompetisi desain Hijab Pattern, Coffeetone X You 2019, akhirnya memasuki puncaknya. Di sela Dream Day 2019 di Kota Kasablanka, Jakarta, tiga desainer akhirny berhak menyandang gelar pemenang.
Dian Pelangi, salah satu juri dari Coffeetone X You 2019, mengungkapkan kompetisi ini telah menghimpun banyak talenta-talenta baru di dunia desainer. Panitia setidaknya harus mengkurasi lebih dari lebih 2.300 karya orisinal para desainer hijab.
Menurut desainer sekaligus ikon hijab itu, juri kompetisi tahun ini memang harus bekerja ekstra keras sebelum memutuskan sang pemenang. Selain peserta yang sangat banyak, para desiner juga harus menghadapi tantangannya untuk membuat motif hijab yang dapat bersaing di pasar.
Tantangan tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya dimana kontestan difokuskan membuat satu tampilan modest fashion. Sementara di ajang Coffeetone X You 2019, peserta ditantang berkreasi pada desain hijab.
" Makanya kita highlight dan kita challenge muslimah untuk membuat motif hijab dan diharapkan targetnya lebih luas lagi," ujar Dian saat konferensi pers Grand Final ABC Coffeetone x You, di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu, 30 November 2019.

Dian mengutarakan, desain hijab karya para desainer sebetulnya tak hanya dibuat untuk menarik minat pecinta fashion. Para desainer juga ditantang untuk membuat karya yang bisa dinikmati penikmat motif, tekstil, dan pengggemar eksperimen DIY (do it yourself).
Di ajang Dream day 2019, Dian Pelangi juga ditemani dewan juri Coffeetone X You 2019 yaitu influencer Mega Iskanti dan ilustrator Chiki Fawzi.
" Chiki adalah ilustrator dan Mega mewakili konsumen hijaber sekaligus selebgram. Jadi, bisa melengkapi penilaiannya Dian Pelangi sebagai desainer," ungkap Brand Manager ABC Instant White Coffee, Arviani Manahera.

Karya desain para peserta kontes ini dinilai dari segi kreativitas serta kesesuian dengan konsep coffeetone dan merangkai desain dari inspirasi warna kopi.
" Penilaiannya macem-macem, salah satunya terutama kita lihat dari kreativitas, seperti apa motifnya karena di sini kita menggunakan konsep. Konsepnya itu coffeetone, terinspirasi dari warna kopi dan all about coffee," ujar Dian.
Mega menambahkan jika sebuah desain yang diciptakan harus bisa bercerita. Setiap cerita di balik desain akan memberikan keunikan bagi hijab yang dikreasikan.
Tidak hanya sekedar desain, kreasi hijab juga harus memiliki daya saing di dunia pasar.

" Daya jual juga diperhatikan, apakah punya daya jual atau gak. Untuk apa juga membuat hasil karya yang gak bisa dipakai di pasar," kata Dian.
Penilaian ini menjadi penting bagi juri karena mereka mencari desainer yang siap meluncurkan karyanya, kemudian bersaing di industri fashion sebenarnya.
Tiga orang pemenang akan diberangkatkan ke Korea Selatan. Negara ini dipilih karena juri ingin pemenang mengulik inspirasi lainnya di negeri gingseng ini.
" Dipilih Korea Selatan karena di sana banyak sekali teknik-teknik pembuatan motif yang inspiring," ujar Dian.
Berikut adalah pemenang Coffetone X You 2019,
1. Vivi Wijayanti Wulandari
2. Bella Destia
3. Nanda Nataya Rahman

Selamat kepada ketiga pemenang!
(Sah, Laporan: Keisha Ritzska Salsabila)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya