6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Wakai Plush (Istimewa)
Dream - Jika image wanita identik dengan rumah tangga, kini perannya telah berkembang. Perempuan lebih aktif dengan beragam aktivitas dan pekerjaan.
Walaupun aktif, seorang perempuan dituntut untuk tetap stylish from head to toe. Namun seringkali mereka mengabaikan model alas kaki karena merasa sulit mencari yang stylish dan tetap nyaman.

" Banyak perempuan dengan mobilitas tinggi, mencari sepatu yang simple dan nyaman untuk berkegiatan dimanapun dan kapanpun," ujar Assed Lussak, Head of Marketing Metroxgroup dalam peluncuran Wakai Plush, Jumat 13 April 2018.
Sepatu dengan hak atau sol misalnya, enggan dipakai wanita karena cenderung membuat pegal dan terkesan berat. Karena itulah Wakai menghadirkan sepatu berhak ringan yang dinamai Wakai Plush

" Material outsolenya menggunakan foam yang ringan, kuat dan gampang dibersihkan. Sedangkan untuk insole, kami menggunakan EFA (Ethylene-vinyl Acetate) yang breathable," jelas Assed.
Bicara tentang gaya, tidak terlepas dari motif dan warna. Melirik tren 2018, warna-warna terang seperti merah, kuning serta monokrom kembali ramai di pasaran.

" Kami menyediakan 12 warna yang tersedia di store Jakarta, Jogja, Solo dan kota besar lainnya. Tersedia dari size 36-40 dengan harga Rp429 ribu," tutup Nanang Supriatna, Division Head Franchise and Wholesale Metroxgroup.
© Dream
Dream - Anggapan yang menyebut beauty is pain, terasa pas bagi wanita yang terbiasa menggunakan sepatu berhak tinggi atau high heels dalam kesehariannya. Meskipun terasa sakit dan menyiksa, namun dengan alasan cantik dan modis mereka pun kerap melupakan 'siksaan' akibat rasa sakit di kaki.
Meskipun dapat memberikan kesan anggun, namun sebuah studi yang dilakukan di Australia seperti dilansir CNN, menunjukkan bahaya yang disebabkan karena menggunakan high heels dalam waktu lama. Penelitian yang dilakukan selama 2 tahun ini melibatkan dua kelompok perempuan yang menggunakan high heels dan tidak.
Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan otot pada bagian betis untuk pemakai high heels.Hal ini dikarenakan otot betis berkontraksi dan menyesuaikan dengan sudut high heels. Akibatnya, otot menjadi tegang dan lebih pendek.
Sebagai konsekuensi jika terjadi peregangan berlebih pada betis, maka akan terjadi pemendekan otot di bagian betis. Seorang biomechanicts menyebut perempuan yang kerap menggunakan high heels lebih mungkin terserang kejang otot dan cedera karena posisitubuh yang tidak seimbang.
Pemakaian dalam jangka waktu panjang dapat mengikatkan risiko radang pada ibu jari, kerusakan tulang telapak kaki, dan meningkatkan risiko jari kaki melengkung. Selain itu hak yang terlalu tinggi juga dapat membuat kaki melengkung ke bagian depan sepatu karena beban tubuh hanya tertumpu pada jari-jari.
Untuk model sepatu berhak yang tertutup, kemungkinan jari sakit semakin besar karena terkena dinding sepatu. Selain rasa sakit pada bagian betis dan lutut, penggunaan rasa sakit akibat penggunaan sepatu berhak juga dapat mengubah postur tubuh hingga berujung pada tumor di bagian kaki.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
