Balai Kartini Expo Wedding Kembali Digelar, Ada Lelang Murah!

Reporter : Nur Ulfa
Sabtu, 18 Agustus 2018 07:01
Balai Kartini Expo Wedding Kembali Digelar, Ada Lelang Murah!
Event ini akan berlangsung selama 28 - 30 September 2018.

Dream - Sedang merencanakan pernikahan dalam waktu dekat? Kamu sedang beruntung. Event tahunan, Balai Kartini Wedding Expo 2018 akan kembali digelar pada pekan terakhir bulan ini. 

Tak hanya menemukan vendor pernikahan, kamu juga berkesempatan mendapatkan harga lebih murah karena ada program lelang. 

" Ini kegiatan pameran Balai Kartini Weeding Expo untuk para penggemar Balai Kartini, karena memang sudah banyak vendor yang bekerja sama dengan kita" Kata Devi perwakilan dari Balai Kartini saat di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis, 16 agustus 2018.

Dihadiri 200 vendor, event yang akan digelar pada selama 3 hari mulai 28-30 September 2018 ini akan hadir di dua hall besar Balai Kartini.

Devi memastikan event yang digelarnya akan hadir dengan konsep yang berbeda dari acara wedding expo lainnya. Para pengunjung nantinya bisa mengikuti kegiatan Golden hours dimana para vendor memberikan diskon selama 3 jam setiap harinya.

Tak hanya itu, Devi juga mengatakan akan ada kegiatan lelang dimana vendor akan menjual jasa yang ditawarkannya dengan harga sangat minim.

" Lelang ini akan dilakukan 1 jam selama pameran berlangsung, sesuatu yang unik, bagian lelang itu dari pernikahan seperti perhiasa, gaun atau lainnya," ujarnya.

Tak lupa deretan perangaun ternama juga akan hadir dalam event tersebut. Nama-nama seperti Intan Avantie, Aura Putri Kebaya akan menampilkan karyanya. Hadir juga acara parade busana kebaya nasional dari berbagai daerah Nusantara.

(Sah)

1 dari 2 halaman

Fashion Penyumbang Devisa

Dream – Tak sedikit perancang busana Indonesia yang namanya sudah mendunia. Kondisi ini membuat fesyen menjadi salah satu penyumbang ekspor terbesar di bidang ekonomi kreatif.

“ Dari 16 subsektor di bidang ekonomi kreatif, bidang fashion merupakan salah satu yang memberikan nilai ekspor paling tinggi,” kata Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Ricky Joseph Pesik, di Jakarta, ditulis Kamis 26 Juli 2018.

Ricky mengatakan total ekspor ekonomi kreatif sebesar US$20 miliar (Rp289,178 triliun). “ Hampir separuhnya dari fesyen,” kata dia.

Prestasi ini membuat para pelaku fesyen Indonesia semakin didukung pemerintah. Pada Agustus 2018, 14 brand lokal akan mengikuti acara Rising Fashion 2018 yang diadakan di Paragon Mall Singapura.

“ Acara itu berupa pop up market. Jadi, mereka bisa membina relasi dengan pembeli, reseller, pebisnis maupun investor dari Singapura maupun negara lainnya,” kata Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Simanjuntak.

Menurut Joshua, Bekraf mempersiapkan fasilitas berupa sewa lahan, konstruksi dan pengiriman barang agar label busana dan aksesoris itu bisa memasarkan produknya.

" Kami bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura untuk menyiapkan keseluruhan acara beserta fasilitasnya. Pihak Singapura juga memberi bantuan lokasi tenant dan media," katanya.

Rising Fashion merupakan acara yang sempat digelar tahun lalu sebagai kolaborasi Indonesia dengan Singapura. Pada 2017, acara ini mendatangkan desainer asal Singapura ke Galeries Lafayette, Mall Pacific Place, Jakarta.

Tahun ini giliran desainer Indonesia yang menjajal pasar di sana. Para desainer akan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama akan diadakan pada 1-15 Agustus, sedangkan sesi kedua pada 16-30 Agustus 2018.

" Sesi pertama akan diisi oleh brand Purana, Saul, Nataoka, Hunting Field, Maison Met, Pattent Goods dan Oaksva Jewellery. Sedangkan, yang kedua diisi oleh Woodka, Bermock, Danjyo Hiyoji, Alexalexa, D.Tale, Jeffry Tan dan Diniira," kata dia.

Selain berkenalan dengan pasar Singapura yang dianggap sangat potensial, 14 brand ini diharapkan bisa membuka pandangan penduduk di sana kalau Indonesia punya desainer bertalenta dengan produk berkualitas.

“ Dari begitu banyak talent, terpilih yang sesuai dengan pasar dan kultur di Singapura. Tidak hanya ready to wear saja. Ada jam tangan, kaos kaki dan lain-lain. Tujuannya agar mereka tahu kalau banyak produk berkualitas dari Indonesia yang layak dipasarkan ke luar negeri,” kata perwakilan Fashion Curator Team, Hanafi Akhmad. (ism)

2 dari 2 halaman

Mengintip Karya Rinaldy Yunardy

Dream - Rinaldy Yunardi kembali menggebrak dunia fashion Indonesia. Bersama Absolut Elyx, desainer aksesoris ini memamerkan 47 koleksi headpiece terbarunya dalam ajang pameran tunggal bertema 'Equilibrium'.

Ada pesan di balik tema ini. Lewat pagelaran tersebut, pria berusia 47 tahun ini ingin mengajak masyarakat untuk menjaga keseimbangan alam.

" Kita harus aware, waspada, masih ada kehidupan masa depan untuk generasi bangsa, jadi kita harus menjaga keseimbangan alam," tutur Rinaldy di Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Desember 2017.

Pameran ini digelar bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-47. Pria kelahiran Medan itu merasa haru sekaligus bangga bisa memperkenalkan 47 koleksinya ke publik.

Apalagi, enam dari 47 koleksi Rinaldy dikenakan langsung oleh enam diva Indonesi. Mereka adalah Melly GoeslawAndienSyahriniRossaKrisdayanti, dan Titi DJ.

  Rinaldy Yunardy

" Titi DJ yang jadi muse saya. Mereka sangat sibuk ya, tapi mereka mau meluangkan waktu untuk saya di hari ini. Saya berterima kasih sekali," tutur Rinaldy

Selain itu, Rinaldy mendapatkan kado spesial dari Melly. Kado tersebut adalah lagu berjudul 'Hara' yang diciptakan Melly bersama sang suami, Anto Hoed dan Andi Ayunir, mengiringi gelaran pameran ini. 

Tak hanya artis, sederet desainer kenamaan Indonesia juga terlibat dalam gelaran ini. 

" Melly mengenakan gaun rancangan Adrian Gan, Andien mengenakan gaun Didi Budiardjo, Krisdayanti dan Syahrini mengenakan gaun Eddy Betty, Rossa memakai gaun Sebastian, Titi DJ memakai gaun Susan Budiardjo," kata Rinaldy.

(Sah)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik