Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sistem Autopilot Tesla. (Foto: Worldofbuzz.com)
Dream – Fitur autopilot tak jarang membuat orang-orang berdecak kagum. Fitur ini bisa mengemudikan kendaraan tanpa campur tangan pengemudi.
Belakangan ini, sistem autopilot terbaik masih disandang oleh Tesla.
Merek ini memiliki rekam jejak yang baik untuk fitur autopilot. Sistem ini tak jarang mengambil alih kendali mobil secara keseluruhan, bahkan ketika pengemudi tertidur.
Sistem autopilot Tesla ini bisa menangani kemacetan di Amerika Serikat. Lantas, bagaimana dengan negara-negara lainnya, sebut saja Vietnam?
Dikutip dari World of Buzz, Selasa 6 April 2021, belum lama ini beredar video di media sosial tentang autopilot Tesla VS kemacetan di Vietnam. Dalam video itu, terlihat bahwa sistem ini terlalu cepat `mengibarkan bendera putih` terhadap kemacetan di jalan raya di Vietnam.

Dikatakan bahwa lalu lintas terlalu berbahaya dan sistem tidak bisa mengatasi kemacetan dan pergerakan di sekitar mobil di Vietnam.
Berdasarkan video yang viral, sensor yang terpasang di mobil Tesla, mendeteksi situasi lalu lintas dan sekitarnya. Saat itu, kendaraan dalam keadaan diam.
Untuk sementara, sensor cerdas mobil ini mencoba mendeteksi rute potensial untuk memungkinkan kendaraan terus bergerak. Tapi, akhirnya sistem ini menyerah sebelum simbol roda kemudi muncul di layar.
Tak lama, muncul juga kalimat ‘take over immediately’. Kalimat ini menginstruksikan pengemudi untuk mengambil alih setir mobil.

Tak hanya itu, sensor mobil juga menginformasikan bahwa cruise control is available. Ini menandakan bahwa autopilot tak bekerja saat itu.
Waduh, ternyata, kecanggihan teknologi pun harus bertekuk lutut terhadap kemacetan jalan raya. Jika di Vietnam sistem autopilot bisa menyerah begitu saja, lantas bagaimana dengan di Jakarta? Ada yang sudah pernah mencobanya?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya