Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Banyak hal yang membuat anak merasa sedih, kecewa atau stres dan tertekan. Bisa jadi karena situasi sekolah, tekanan dari teman hingga hal lain yang membuatnya kondisi emosinya tak stabil.
Orangtua tentu tak boleh tinggal diam. Profesor Psikologi di Universitas Yale sekaligus penulis " Before You Know It: The Unconscious Reasons We Do What We Do" , Dr. John Bargh menjelaskan bahwa kehangatan dari orangtua sangat dibutuhkan anak ketika mereka mengalami masalah emosi.
Bukan dengan nasihat panjang lebar, ada cara efektif yang bisa menenangkan buah hati. Yuk, cari tahu.
Sediakan makanan hangat
Coba sediakan sup atau susu hangat pada anak ketika ia sedang merasa sedang sedih. Cukup berikan padanya hidangan hangat sambil mengusap punggung dan memeluknya.
" Secara rasional, tidak masuk akal jika minum atau memegang sesuatu yang hangat dapat memengaruhi perilaku, tetapi ada hubungan kuat antara tubuh dan pikiran," tutur Dr. Bargh.
Pelukan dan selimuti
Para ahli saraf telah menemukan bahwa bagian otak yang disebut insula, aktif merespons terhadap kedua jenis kehangatan. Yaitu ketika seseorang menyentuh bantal pemanas atau ketika berinteraksi dengan keluarganya. Cobalah melakukan interaksi fisik pada anak.
Seperti memberikannya pelukan, menyelimutinya atau sekedar menyediakan pundak untuk sandaran kepalanya. Mungkin terdengar sederhana. Meskipun tanpa bicara, anak tahu Anda selalu ada di dekatnya ketika ia sedang sedih.
Laporan Dina Nazhifah
Sumber: Parents.com
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi