Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mengapa Ban Bisa Tiba-tiba Kempes, Padahal Kondisi Masih Oke? (Foto: Shutterstock)
Dream – Sebagai salah satunya media kontak dengan aspal, ban menjadi komponen yang sangat penting. Kekuatan ban sebenarnya terletak pada tekanan angin yang pas.
Tanpa tekanan angin, ban tak ada “taringnya”, kecuali untuk tipe run flat tyre (RFT).
Meski jarang dipakai, kita sering tak menyadari jika tekanan angin bisa berkurang.
Dikutip dari Hyundai, Minggu 21 Juli 2019, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan angin menyelinap keluar. Tekanan angin yang kurang kadang tidak terlihat oleh mata.
Dalam keadaan normal dan ban tanpa masalah, tekanan angin ban akan tetap berkurang. Padahal, begitu tekanan angin berkurang.
Pada musim hujan, ban yang kurang angin akan sangat sulit membelah air yang dilewati. Hasilnya, kerap membuat aquaplaning, terlebih ketika kecepatan tinggi.
Berikut ini adalah penyebab ban kempes, selain tertusuk paku.
Ban memiliki pori-pori yang sangat kecil. Tekanan angin akan tetap berkurang karena ini.
Penurunan tersebut memang tidak banyak, hanya berkisar 1 psi dalam kurun waktu sebulan. Sedikit lebih tahan, gunakan angin nitrogen.
Penurunannya lebih kecil dibanding angin biasa. Maka disarankan untuk selalu melakukan pengecekan tekanan angin paling tidak sebulan sekali.
Pentil yang rusak bisa menjadi penyebab tekanan angin berkurang. Biasanya ini disebabkan ada celah yang cukup longgar untuk angin keluar.
Kerusakan pentil disebabkan oleh umur pakai dan karat. Kemungkinan lainnya adalah karet antara pentil dan pelek.
Kalau sudah terlalu lama, karet akan getas dan menjadi jalur keluar angin.
Tutup ini juga berpengaruh terhadap kempesnya ban. Kalau senang ban tanpa tutup pentil, jangan kaget kalau tiba-tiba tekanan angin berkurang.
Tekanan angin yang berkurang juga biasanya disebabkan oleh permukaan tutup yang bersentuhan dengan benda lain. Kita tidak pernah tahu apa yang mengenai pentil saat mobil berjalan.
Makanya, tutup pentil menjadi penting. Selain itu juga untuk mencegah kotoran masuk ke pentil.
Kondisi ban oke, pentil ban juga iya. Tapi, kok, tekanan angin berkurang, ya? Bagian mana yang bermasalah?
Jika mengalami ini, kamu sebaiknya mengecek velg ban. Lihatlah dengan detail apakah pelek bengkok atau ada kerusakan yang lain.
Agar bisa mengeceknya, mau tak mau kamu harus membongkar pelek.
Nah, yang ini jangan dianggap sepele. Kondisi itu menyimpan sejuta bahaya.
Benda-benda tajam seperti kerikil dan kaca bisa menancap di tapak ban dengan mudah. Kalau sudah botak, ban menjadi sangat tipis dan rentan tergores.(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
