Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Masih terjerat pandemi COVID-19, hobi traveling masyarakat Indonesia harus ditahan untuk sementara waktu. Sama halnya dengan mudik yang biasanya jadi perjalan rutin dan turun temurun saat Hari Raya tiba.
Mudik biasanya dilakukan masyarakat mulai h-7 Lebaran, yang terjadi seperti saat ini. Namun, Pemerintah telah menetapkan pelarangan mudik sejak 22 April 2021 lalu.
Buat Sahabat Dream yang tertahan bertemu dengan orang tersayang di kampung halaman, jangan bersedih. Sementara kita masih bisa bertemu dengan keluarga via virtual.
Momen-momen menikmati perjalanan mudik dan traveling Lebaran pun sekarang cuma jadi isapan jempol.
Tapi, bicara traveling atau mudik. Sejak hadirnya pandemi COVID-19, tren traveling jadi berubah. Aplikasi pemesanan akomodasi, Traveloka, merilis hasil survei mengenai gaya traveling baru.
Survei tersebut menunjukkan road trip diprediksi bakal menjadi tren traveling sepanjang 2021.
Berdasarkan datanya, perjalanan menggunakan kendaraan sendiri atau road trip juga akan jadi pilihan masyarakat. Tersedianya vaksin COVID-19 di Indonesia, diprediksi jadi pendorong kepopuleran destinasi luar kota tahun ini.
Untuk destinasi, sementara yang terpopuler untuk maupun road trip sepanjang 2020 adalah Jakarta, Bandung dan Surabaya. Disusul Malang, Yogyakarta, Solo, Semarang dan Bali.
Pemerintah semakin memperketat mobilisasi masyarakat saat traveling. Salah satunya adalah mewajibkan masyarakat menunjukan hasil test swab antigen sebelum menggunakan pesawat terbang atau kereta api.
Guna memudahkan masyarakat, Angkasa Pura II menyediakan layanan test COVID-19 di sejumlah Bandara. Mereka tak perlu repot lagi untuk menjalani tes jauh-jauh hari.
Sahabat Dream cukup melakukannya sebelum terbang.

Kementerian Perhubungan resmi menerapkan aturan penggunaan GeNose C19 sebagai syarat perjalanan udara Kamis, 1 April 2021.
Untuk sementara persyaratan bagi penumpang pesawat ini baru berlaku di empat bandara.
Untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021, transportasi udara untuk perjalanan domestik akan mulai menggunakan GeNose C19 sebagai alat deteksi dini untuk pengecekan penumpang negatif COVID-19.
“ Meskipun akan terbatas, namun akan terus dilakukan penambahan dan penyempurnaan dalam pelaksanaannya, dan penumpang juga dapat menggunakan RT-PCR dan Rapid Test Antigen,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya