Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Kerja di industri kreatif tak mengharuskan karyawan untuk selalu berpenampilan resmi mengenakan jas, blazer, celana slim fit, atau pakaian formal lainnya.
Jika tidak ada meeting atau keperluan penting lainnya, biasanya pegawai dengan santai mengenakan kaus, celana denim, rok, sweater atau jaket.
Tapi kenapa dari banyak karyawan yang tampil santai tak ada yang mengenakan celana pendek sebagai fashion item?

Menshealth.com sempat menyurvei beberapa pengguna Reddit terkait kejanggalan kenapa celana pendek tidak banyak digunakan karyawan saat ke kantor.
Ternyata jawabannya sangat beragam. Dari banyaknya alasan itu, Menshealth mencatat ada empat poin besar yang membuat seorang pria enggan, atau bisa jadi takut, memkai celana pendek ke kantor. Ini daftarnya.
1. Kulit kaki kering
Banyak lelaki yang kurang peduli terhadap tampilan secara keseluruhan termasuk memakai lotion. Jika kulit kering terlalu menonjol, tampilan yang tampak keren dari luar akan menjadi nihil.
2. Tidak sesuai dengan aturan pakaian profesional
Dalam aturan kantor, sulit rasanya untuk merasionalkan celana pendek sebagai tampilan yang formal sekalipun di tempat kerja yang memiliki suasana santai.

3. Bisa membahayakan orang lain
Masa sih? Bentuk kaki yang dimiliki tiap orang berbeda-beda, jangan sampai tampilan kaki Sahabat Dream bisa merusak mood kerja orang lain.
4. Menimbulkan ancaman untuk diri sendiri
Jika terjadi suatu musibah pada kaki, kaki bisa jadi organ pertama yang akan terluka.
Walau di tiap kantor memiliki peraturan yang berbeda-beda tapi celana pendek disinyalir tidak memberi tampilan secara profesional.
Kirimkan inspirasi gaya berpakaian kamu ke komunitas.dream@kly.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Dream - Walau memberi kesan santai, namun rupanya jaket denim bisa kok dikenakan di beberapa momen termasuk ke kantor. Iya, kantor.
Jaket denim yang biasa Sahabat Dream temui di momen-momen santai atau semiformal kini bisa kamu sulap agar menarik saat dikenakan ke acara formal.
Kuncinya ada di paduan item yang akan dikenakan. Esquire.com juga menjelaskan kalau jaket denim bisa masuk ke tiga acara berbeda dengan satu jaket denim yang kamu miliki.

Untuk ke kantor, disarankan untuk memadukan dengan kemeja putih polos, celana bahan slim fit, boots berbahan suede, dan jangan lupa aksesori jam tangan sebagai pelengkap.
Yang kedua adalah waktu saat hangout malam. Untuk terlihat sedikit santai, kenakan long sleeve atau sweater polos sebagai atas, celana denim slim fit, sedangkan alas kaki kamu bisa maksimalkan dengan desert boots.
Sedangkan di akhir pekan, Sahabat Dream bisa padukan jaket denim dengan kaus dan celana panjang favorit. Sneakers tinggi dan topi pun bisa jadi pelengkap tampilan akhir pekan kamu, lho!

Bagaimana? Sudah kebayang jaket denim kamu ingin digunakan untuk momen apa?
Dream - Sahabat Dream setuju nggak kalau pemilihan warna dan model suatu bajudapat memengaruhi penampilan secara keseluruhan, termasuk bentuk tubuh itu sendiri?
Bahkan pilihan busana yang dikenakan jadi impresi orang lain yang melihatnya.Nggak jarang komentar-komentar di luar dugaan terlontar dari mulut orang lain.
" Kamu kurusan, ya?" atau " Lagi diet, ya? Kok kurus banget?"
Kamu pernah menerima segelintir pertanyaan seperti di atas meski bentuk tubuh kamu tidak mengalami perubahan yang signifikan?

Khususnya pria, badan kurang berisi mungkin dinilai menarik sehingga di momen badan terlalu kurus kerap mendapat 'sapaan' dari orang lain.
Daripada pusing menerima 'sapaan' tersebut, yuk bikin tampilan kamu sedikit lebih berisi lewat pilihan model dan warna pada pakaian yang bisa kamu terapkan.
1. Hindari penggunaan warna gelap
2. Hindari pakaian ketat
3. Hindari pakaian kebesaran

1. Gunakan baju berwarna terang
Kamu bisa kenakan kaos atau kemeja putih, kuning, atau biru terang dengan motif polos atau graphic tee agar terlihatt makin macho.
2. Gunakan baju dengan ukurang slim fit
Hal ini dilakukan agar bagian dada terlihat lebih tegap.
3. Pakai kemeja berlengan panjang
Pakaian ini bisa menyamarkan bentuk tubuh, tapi perlu diingat jangan sampai pakai kemeja yang kebesaran dan kedodoran, ya.
4. Pakai dalaman
Selain menghangatkan tubuh, dalaman juga dapat berfungsi memberikan ‘volume’ pada tubuh.
5. Pilih motif horizontal atau kotak-kotak
Motif horizontal berfungsi untuk menambah ‘volume’ tubuh, sedangkan vertikal kebalikannya. Sedangkan kotak-kotak dapat memberikan kesan tubuh lo lebih berisi.

Eits... Ada lima trik lain yang mampu menyulap tubuh mungil Sahabat Dreammenjadi lebih berisi di sini, lho! Yuk simak sampai selesai.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya