Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kim Bok-soon (scmp.com)
Dream - Di Korea Selatan, di mana kesempurnaan fisik dipandang sebagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup, termasuk pekerjaan dan pernikahan, prosedur operasi plastik menjadi pilihan seperti kita akan potong rambut.
Kim Bok-soon tidak menyukai hidungnya. Menurut mitos Korea bahwa hidung seperti miliknya menyulitkan orang mendapat kekayaan. Untuk itu dia ingin hidungnya dipermak.
Suatu hari dia melihat iklan operasi plastik murah di sebuah klinik. Tertarik dengan iklan tersebut, Kim memutuskan pergi ke klinik tersebut. Di sana Kim diberitahu bahwa dokter klinik bisa mengubah wajahnya menjadi seperti selebriti.
Terpancing iklan klinik, Kim bersedia operasi plastik dengan pinjam uang untuk biayanya sebesar US$ 28.000 (Rp 338 juta), yang meliputi 15 prosedur bedah kosmetik di wajahnya yang berlangsung hampir satu hari penuh.
Saat membuka perban dan menghadap cermin, Kim sangat terkejut melihat wajahnya yang berantakan. Belakangan dia tahu bahwa dokter di klinik tersebut bukan ahli bedah plastik.
Lima tahun kemudian, Kim berjuang untuk memulihkan masalah medis yang dihadapinya. Selama ini dia tidak bisa menutup mata atau menghentikan ingus dari hidungnya. Wanita 49 tahun yang kini jadi pengangguran itu menderita depresi.
" Hasil operasi tersebut begitu mengerikan sehingga orang-orang tak mau menatap wajahku," kata Kim sambil menangis di flat sempit yang dipenuhi foto-foto dia sebelum dan sesudah operasi. " Ini bukan wajah manusia. Tapi lebih mirip monster atau alien."
Sebuah catatan dari pengadilan distrik pusat Seoul menunjukkan bahwa dokter aspal yang menangani Kim menghadapi tuduhan melanggar hukum medis.
Kasus ini bermula pada tahun 2009 setelah beberapa pasien, termasuk Kim, melaporkannya ke pihak berwenang. Pengacara dokter aspal tersebut menolak permintaan Reuters untuk wawancara.
Booming operasi plastik senilai US$ 5 miliar di Korea Selatan mengalami tekanan karena banyaknya komplain terhadap prosedur atau dokter palsu yang jumlahnya berlipat pada 2013.
Korea Selatan adalah rumah bagi lebih dari 4.000 klinik operasi plastik dan merupakan negara dengan prosedur kosmetik tertinggi di dunia.
Data pemerintah Korea menemukan bahwa jumlah kunjungan pasien bedah plastik dari China naik tiga kali lipat antara tahun 2011 hingga 2013.
" Gencarnya iklan telah membuat orang menganggap bedah plastik adalah sebuah komoditas yang menguntungkan. Orang-orang sekarang berpikir operasi plastik seperti membeli barang di suatu tempat," kata Cha Sang-myun ketua Asosiasi Ahli Bedah Plastik Korea.
" Tapi operasi plastik adalah operasi juga, yang bisa menimbulkan risiko bagi hidup Anda." (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam