Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kesabaran Aboud Al-Aboud dalam menuntut ilmu akhirnya berbuah manis. Selama bertahun-tahun, pemuda tunanetra ini harus pulang dan pergi ke sekolah dengan menggunakan kursi roda. Saat jenjang SMA, dia bahkan harus menempuh jarak 10 kilometer di atas kursi roda untuk ke sekolah. Semua dilakukan sendiri, tanpa bantuan orang lain.
Namun sebentar lagi, pemuda Arab Saudi ini tak perlu repot mengenakan kursi roda untuk menuju sekolah. Sebab, setelah namanya diangkat oleh media massa, banyak simpati yang mengalir. Kesabaran Aboud ternyata telah mengetuk hati para dermawan. [Baca kisahnya: Kegigihan Pemuda Buta Tempuh 10 Kilometer untuk Sekolah]
Dikutip Dream dari laman Arab News, Selasa 4 November 2014, sebuah perusahaan distributor kendaraan untuk orang berkebutuhan khusus, MENA Mobility Solution, telah menawarkan sebuah mobil khusus untuk Aboud. Mobil yang ditawarkan perusahaan asal Dubai, Uni Emirat Arab, itu didesain khusus untuk orang yang berkursi roda.
Menurut Presiden dan CEO MENA Mobility, Brendan McGuinnes, perusahaannya tahu kisah kesabaran Aboud dari media massa. Pemberian ini merupakan bentuk tanggung jawab moral perusahaannya kepada masyarakat.
" Kita semua punya tanggung jawab moral dan sosial untuk membantu kaum difable. Saya tidak bisa mengubah dunia, tapi saya bisa membantu seseorang seperti pemuda yang mengagumkan yang berusaha meraih mimpinya ini," tutur McGuinnes.
Dia menambahkan, kisah Aboud telah menginspirasinya. Sehingga, setelah berdiskusi dengan rekan bisnisnya, Swaidan Al-Naboodah, akhirnya diputuskan untuk memberikan sebuah mobil khusus untuk Aboud. " Dia akan berkontribusi kepada masyarakat di masa depan. Saat ini dia tidak harus berangkat ke sekolah dengan cara ini. Orang lain juga demikian."
McGuinnes mengatakan, mobil yang harganya berkisar antara Rp 776 juta hingga Rp 968 juta itu akan segera dikapalkan dari Amerika Serikat menuju Saudi. Jika lancar, dalam waktu 6 hingga 8 minggu mobil itu sudah siap mengantar Aboud menuju dan pulang dari sekolah.
" Mobil MV-1, akan memungkinkan Aboud memiliki kebebasan untuk melakukan perjalanan ke sekolah dalam gaya dan memungkinkan dia untuk pergi keluar di malam hari dengan teman-temannya dan memiliki hidup yang lebih normal dan mudah," ujar McGuinnes.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya