Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Sumber: Borneostreet.id
Dream – Indonesia tidak pernah kekurangan bakat qariah. Lihatlah Raya Salsabila, gadis belia ini baru saja mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia dengan menjadi jawara ke empat dalam lomba Musabaqoh Tilawatil Quran di Qatar.
Pelajar kelas dua MTsN 1 Pontianak, Kalimantan Barat, itu menyisihkan ribuan peserta yang berasal dari 50 negara di MTQ Tijan An-nur Qatar 2023 tersebut. Dia mengikuti lomba itu setelah mendaftar secara online dengan mengirim video berdurasi lima menit.
Sebenarnya, setelah mendaftar, Raya sudah hampir lupa dengan lomba tersebut. Dia baru teringat telah mendaftar lomba saat mendapat undangan mengikuti lomba secara online melalui Zoom. Dari tahap ini, hanya dicari 16 peserta yang akan diundang ke Qatar.
“ Alhamdulillah, terpilih dan diberangkatkan ke Qatar," ujar Raya, dikutip dari Borneostreet.id, Selasa 21 Februari 2023.
Jiwa tilawah memang tertanam di keluarga Raya. Tantenya, Kasmati Kasno, merupakan wakil pertama Kalimantan Barat dalam ajang MTQ tingkat nasional pada 1968.

Anak tunggal pasangan M Juanda dan Yayanti Benu itu memulai prestasinya di usia sepuluh tahun. Bakat bocah yang belajar tilawah sejak kelas tiga SD ini sudah terlihat sejak kecil.
Raya pun sudah punya banyak pengalaman. Dia pernah memenangkan kompetisi tartil yang diselenggarakan Darulquran Inggris secara virtual. Qariah yang mulai mengikuti lomba tingkat kecamatan empat tahun silam itu juga pernah meraih juara harapan tiga di ajang MTQ Nasional Banjarmasin.
Berbekal pengalaman itulah Raya percaya diri mengikuti lomba di Qatar tersebut. Tak ada persiapan khusus, dia menjalani latihan tilawah seperti hari yang sudah-sudah.
“ Tetap latihan seperti biasa, tidak ada pantangan makan dan minum, hanya jangan sampai berlebihan saja,” ungkapnya. Meski begitu, Raya tetap membawa garam, cengkeh, dan kencur, untuk menjaga stamina suaranya.
Ibunda Raya berharap anaknya tetap berprestasi di jalur akademik meski disibukkan dengan latihan tilawah. Buktinya, Raya mampu memenuhi harapan itu karena berhasil meraih peringkat dua di kelasnya dan masih sempat menyalurkan hobinya bermain keyboard.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya