Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
2 Bocah Di Maluku Nekat Sembunyi Di Kardus Kapal Demi Temui Ibu: Ayah Sering Kasar
Dream - Dua anak di Kepulauan Aru, Maluku, MF (12) dan kakaknya, MRF, nekat bersembunyi dalam kardus di KM Sirimau demi bertemu ibunya di Saumlaki.
Keduanya diamankan personel Polres Kepulauan Aru saat bersembunyi di dalam karton berukuran besar saat KM Sirimau tengah bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo, Sabtu 22 Oktober 2022.
Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Dwi Bachtiar Rivai, mengatakan, dua anak perempuan itu dinaikkan ke atas KM Sirimau oleh seorang petugas porter di pelabuhan.
Dwi menjelaskan, peristiwa berawal saat saksi berinisal YK (28), menawarkan jasa pikul kepada porter tersebut untuk membawa dua karton besar ke atas kapal.
Petugas porter kemudian mengangkut karton berisi MF. Setelah meletakkan, karton tersebut terus bergerak. Petugas mulanya mencurigai dan menduga karton itu berisi ular.
" Saksi kemudian menendang karton tersebut dan kembali memikulnya turun dari kapal ke dermaga. Dan saat mau meletakan di dermaga, karena sedikit terhempas, korban berteriak 'mama'," kata Dwi, dikutip dari Maluku Terkini, Senin 24 Oktober 2022.
Teriakan MF membuat saksi panik. Ia lantas membuka karton tersebut dan menemukan anak perempuan di dalamnya.
" Saksi kemudian menanyakan masih ada orang lain atau tidak, korban menjawab masih ada satu lagi yaitu kakaknya di dalam karton lainnya," ujarnya.
Keduanya lantas dibawa ke pos KPPP Dobo. Mereka mengaku ingin pulan ke Saumlaki, Kepulauan Tanimbar menemui ibunya.
" Mereka mengaku nekat bersembunyi dalam karton karena takut ketahuan keluarga atau bapaknya. Jadi kehidupan orangtua korban sudah tidak harmonis lagi (hidup terpisah). Bapak kandung di Dobo sedangan ibu di Saumlaki," terangnya.
Menurut Dwi, kakak adik itu memilih untuk mengikuti ibunya karena sang ayah yang sering berlaku kasar.
" Saat ini kedua anak ini sedang diamankan seorang perwira di Polres Aru. Mereka diamankan untuk selanjutnya membicarakan kemauan kedua anak tersebut untuk mengikuti ibu mereka," tuturnya.
Ia mengatakan, apabila keluarga menginginkan kedua anak tersebut mengikuti ibu, maka Polres Aru siap memfasilitasi.
" Namun apabila ada tindakan pidana dalam kasus tersebut, maka kami juga akan melakukan proses sesuai hukum yang berlaku," kata Dwi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya