Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Evakuasi Korban Tambang Emas Yang Longsor (Foto: Istimewa)
Dream - Upaya evakuasi korban longsor di penambang emas rakyat Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mondondow, Sulawesi Utara, membuahkan hasil. Hingga pukul 18.00 Wita, sebanyak, 23 orang berhasil dievakuasi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, dari jumlah itu 19 orang selamat mengalami luka ringan dan berat.
" Empat orang meninggal dunia," kata Sutopo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 27 Februari 2019.
Sutopo mengatakan, diperkirakan sekitar 37 orang masih tertimbun longsor. Untuk itu, tim SAR gabungan dari BPBD Bolaang Mongondow, TNI, Polri, Basarnas, SKPD terkait, relawan, dan masyarakat masih menggelar pencarian.
" Pencarian dilakukan secara manual karena kondisi medan berada pada lereng dengan kemiringan cukup curam," ujar dia.

Lokasi tambang emas yang longsor
Saat ini, kata Sutopo, kebutuhan mendesak yang dibutuhkan yaitu kantong mayat.
Longsor di area pertambangan emas tanpa izin ini terjadi pada pukul Rabu, 26 Februari 2019 pukul 21.00 Wita.
Peristiwa longsor bermula ketika puluhan orang sedang menambang emas di lokasi. Tiba-tiba tiang dan papan penyangga lubang galian patah akibat kondisi tanah yang labil dan banyaknya lubang galian tambang.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya