Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Sifat Dengki Yang Sangat Tidak Disukai Allah (Foto: Freepik.com)
Dream – Dengki atau hasad merupakan sifat buruk karena mengharapkan agar kenikmatan orang lain hilang. Sifat dengki sangat dibenci oleh Allah dan terlarang dalam agama.
Sifat dengki adalah sifat buruk pertama yang dikerjakan oleh penduduk langit dan bumi. Kondisi ini tercermin pada masa Nabi Adam ‘alaihi salam diciptakan.
Kedengkian di langit terjadi ketika iblis bersifat dengki terhadap Nabi Adam. Sedangkan kedengkian di bumi terjadi ketika Qabil merasa dengki terhadap Habil, keduanya adalah putra Nabi Adam.
Kisah kedengkian iblis terhadap Adam dan Qabil terhadap Habil itu menggambarkan betapa buruknya dampak dari sifat dengki. Maka dari itu tak heran jika Allah SWT., mewanti-wanti Nabi-Nya untuk menghindari sifat dengki.
Larangan itu tertuang dalam firman Allah dalam surat al-Falaq ayat 5, “ (Aku berlindung kepada Tuhan) dari keburukan orang yang dengki ketika ia dengki.”
Dilansir dari Bincang Syariah, berikut 5 alasan mengapa Allah tidak menyukai orang yang dengki:

Menurut Syaikh Ahmad bin Ahmad ash-Shawi dalam karyanya Hasyiyah al-Shawi ‘ala Tafsir al-Jalalain menyebutkan alasan mengapa Allah tidak menyukai orang yang bersifat dengki.
Alasan pertama mengapa Allah tidak menyukai orang yang dengki adalah karena orang dengki selalu membenci kenikmatan orang lain.
Orang yang dengki membenci kebaikan yang dialami orang lain, sehingga Allah membenci sifat semacam itu.

Alasan kedua Allah tidak menyukai orang yang dengki adalah karena orang dengki tidak terima dengan pemberian Allah, seperti ungkapan “ Ya Tuhan, mengapa Engkau memberikan kenikmatan berlimpah kepada orang itu, sedangkan Engkau hanya memberiku sesuatu yang tidak seberapa ini?”

Alasan selanjutnya mengapa Allah tidak menyukai orang yang dengki adalah karena orang dengki senantiasa menentang kehendak dan keputusan Tuhan. Orang yang dengki menganggap Tuhan tidak berlaku adil terhadap dirinya.

Kemudian, alasan keempat adalah karena orang yang dengki suka menelantarkan para wali Allah, sebab nasehat para wali tidak dihiraukan seperti angin lalu yang tidak memberi dampak apapun.

Alasan terakhir mengapa Allah tidak menyukai orang yang dengki adalah karena dirinya memuluskan pekerjaan Iblis. Iblis sangat menyukai umat manusia yang memiliki sifat dengki.
Itulah 5 alasan mengapa Allah tidak menyukai orang yang memiliki sifat dengki. Mereka dalam pandangan Allah tidak memeroleh apapun selain kemurkaan dari Allah.
Selain itu orang yang dengki justru akan memeroleh laknat dan amarah. Orang yang memiliki sifat dengki hanya akan mendapat penyesalan di dunia, sedangkan di akhirat mereka akan mendapatkan penderitaan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya