7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
© MEN
Dream - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berhasil mengungkap kasus kecurangan dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021. Sebanyak 30 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan sembilan di antaranya berstatus sebagai PNS.
Dari pengusutan kasus yang dilakukan Satgas Anti KKN CASN 2021 ini ditetapkan 359 calon ASN didiskualifikasi karena diduga terlibat dalam kasus kecurangan. Sementara 81 calon ASN telah dinyatakan lulus namun belum ditentukan status diskualifikasinya.
Berikut lima fakta kasus kecurangan seleksi CASN 2021 dihimpun dari berbagai sumber:
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan pihaknya telah menangkap 30 tersangka dalam kasus ini.
" Jumlah tersangka yang ditangkap sampai saat ini 30 orang, terdiri dari 9 PNS dan 21 orang sipil, dengan lokasi kecurangan di 10 tempat," kata Gatot, dikutip dari Merdeka.
Gatot merinci, 10 lokasi kecurangan CASN itu tersebar di Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Lampung. Untuk Sulawesi Selatan sendiri kecurangan ditemukan di beberapa titik, yaitu Makassar, Tana Toraja, Sidrap, Palopo, Luwuk dan Enrekang.
Ia menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku dengan menggunakan aplikasi remote access saat pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT). Pelaku memberikan akses ke pelaku lainnya agar dapat memasuki ruangan tes.
Kemudian mereka akan menginstal aplikasi remote pada perangkat yang digunakan peserta untuk tes CAT.
Modus lainnya yakni menggunakan perangkat 'micspy' yang disembunyikan di balik baju peserta seleksi.
" Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Satgas Anti KKN CASN 2021 antara lain 58 unit handphone, 43 unit laptop/PC, sembilan unit flashdisk, dan satu unit DVR," ujarnya.
Kabagren Ops Bareskrim Polri, Kombes M Syamsul Arifin menambahkan, para tersangka ini menjanjikan kelulusan kepada peserta untuk menjadi ASN.
Dalam aksinya, tersangka mematok tarif yang beragam, mulai dari Rp 150 juta sampai Rp 600 juta setiap peserta.
Atas perbuatannya itu, para tersangka dijerat Pasal 46 Jo Pasal 30, Pasal 48 Jo Pasal 32, dan Pasal 50 Jo Pasal 34 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Berdasarkan surat keputusan BKN, ada 359 calon ASN yang didiskualifikasi karena diduga terlibat dalam kasus kecurangan CASN 2021. Ada juga 81 orang yang lulus namun belum didiskualifikasi.
Menpan RB, Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada setiap aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam kasus ini. Sanksi tersebut berupa pemberhentian secara tidak hormat.
" Kemenpan RB menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas prestasi dan kerja keras jajaran polda dan tim yang dibentuk Bareskrim. Kalau ada oknum PNS yang terlibat, kami proses untuk diberhentikan tidak hormat," kata Tjahjo dalam keterangan resminya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?