Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (iain-tulungagung.ac.id)
Dream - Enam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) resmi bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Perubahan itu ditandai dengan terbitnya enam Peraturan Presiden yang menjadi dasar transformasi tersebut.
Dikutip dari laman Setkab.go.id, transformasi ini dilakukan untuk memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Juga untuk proses integrasi antara keilmuan Agama Islam dengan bidang ilmu lain dan mewujudkan sumber daya manusia berkualitas.
" Pembinaan teknis penyelenggaraan program pendidikan tinggi ilmu Agama Islam dilakukan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama dan pembinaan teknis program pendidikan ilmu lain dilakukan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Pendidikan," demikian bunyi Pasal 2 ayat 3 Perpres tersebut.
Dengan bertransformasi menjadi UIN, enam IAIN tersebut tidak lagi hanya menyelenggarakan program pendidikan tinggi ilmu Agama Islam. Tetapi juga bisa menyelenggarakan program pendidikan tinggi ilmu lain. Ini untuk mendukung program pendidikan tinggi ilmu Agama Islam.
UIN sendiri merupakan institusi pendidikan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Para pengelola UIN bertanggung jawab kepada Menteri Agama.
Dengan adanya enam UIN baru, maka jumlah UIN di seluruh Indonesia saat ini sebanyak 23 kampus. Berikut daftar enam IAIN yang lebih berganti status menjadi UIN.
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) terus mengupayakan nasib para guru agama honorer atau non-PNS terakomodir menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun perekrutran 2021. Saat ini ada 120 ribu guru agama honorer di seluruh Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali, mengaku Kemenag sudah jauh-jauh hari berkomitmen mengupayakan bantuan untuk perbaikan nasib para guru agama honorer. Komitmen tersebut terus dijalankan hingga saat ini.
" Tanpa ada desakan dari pihak manapun, komitmen itu akan terus diperjuangkan namun hal ini perlu waktu karena bukan wewenang Kemenag sendiri," ujar Nizar, melalui keterangan tertulis diterima Dream.
Sejumlah upaya telah ditempuh Kemenag, seperti pembahasan bersama dengan enam kementerian dan lembaga terkait. Ini dilakukan mengingat sumber pengangkatan guru agama honorer menjadi pegawai pemerintah ada pada tiga unsur yaitu Kemendikbud, Kemenag, dan pemerintah daerah.
Selain tiga unsur tersebut, pembahasan juga melibatkan Kemendagri, Kemen PAN-RB, Kemenkeu, dan Badan Kepegawaian Negara. Nizar mengatakan pihaknya terus mendorong agar guru agama honorer bisa masuk dalam usulan PPPK Kemendikbud.
Guna mendapatkan data pasti terkait guru agama yang masih berstatur honorer, Kemenag bersama sejumlah instansi terkait terus menjalankan verifikasi dan validasi. Pada sisi internal, Kemenag juga melakukan pendataan total guru agama honorer di sekolah.
" Pendataan ini dilakukan Ditjen Pendidikan Islam dan ditjen bimas-bimas agama, semuanya sudah dilakukan," kata Nizar.
Sebagai informasi, PPPK Kemendikbud 2021 mencapai 1 juta. Sampai 5 Maret 2021, kebutuhan formasi yang diajukan pemda ke Kemen PAN-RB baru 568.238, sehingga masih ada 431.762 formasi belum terisi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya