Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pemandangan Jakarta (ANTARAFOTO.com)
Dream - Sebanyak 2.000 korporasi dari 61 negara didaulat sebagai perusahaan raksasa di dunia. Indonesia sukses menempatkan 7 nama di antara ribuan nama tersebut.
Mengutip laman Forbes, Sabtu, 8 Mei 2015, total pendapatan yang dibukukan 2.000 perusahaan tersebut mencapai US$ 39 triliun dengan keuntungan US$ 3 triliun.
Dari sisi aset, korporasi raksasa ini menguasai dana hingga US$ 162 triliun dengan valuasi pasar US$ 48 triliun.
"Berkat pasar yang bullish, valuasi pasar 2.000 perusahaan raksasa ini tumbuh 9 persen dari posisi setahun yang lalu," ungkap Forbes.
Dalam pemeringkatan kali ini, perusahaan China mendominasi daftar teratas dengan Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) berada di puncak tertinggi. Bank China ini sukses mempertahankan posisinya selama tiga tahun berturut-turut.
Menguntit di belakang perusahaan China adalah lima korporasi raksasa asal Amerika seperti JP Morgan, Berkshire Hathaways yang bertenggger di posisi lima.
Dalam perhitungan kali ini, Forbes menggunakan indikator pendapatan, laba, aset, dan valuasi pasar.
Tak hanya China dan AS, Indonesia juga sukses menempatkan tujuh perusahaan di jajaran korporasi raksasa dunia.
Berikut adalah tujuh perusahaan nasional yang masuk daftar prestise Forbes2000:
1. Bank Rakyat Indonesia
Posisi Dunia: 457
Pendapatan: US$ 6,9 miliar
Laba: US$ 2 miliar
Aset: US$ 64,8 miliar
Nilai pasar: US$ 24,9 miliar
2. Bank Mandiri
Posisi Dunia: 490
Pendapatan: US$ 7,1 miliar
Laba: US$ 1,7 miliar
Aset: US$ 69 miliar
Nilai pasar: US$ 22 miliar
3. Bank Central Asia
Posisi Dunia: 630
Pendapatan: US$ 4,4 miliar
Laba: US$ 1,4 miliar
Aset: US$ 44,6 miliar
Nilai pasar: US$ 28,9 miliar
4. PT Telekomunikasi Indonesia
Posisi Dunia: 783
Pendapatan: US$ 7,6 miliar
Laba: US$ 1,2 miliar
Aset: US$ 11,4 miliar
Nilai pasar: US$ 21,1 miliar
5. Bank Negara Indonesia
Posisi Dunia: 927
Pendapatan: US$ 3,6 miliar
Laba: US$ 909 juta
Aset: US$ 33,6 miliar
Nilai pasar: US$ 10,4 miliar
6. PT Perusahaan Gas Negara
Posisi Dunia: 1.542
Pendapatan: US$ 3,4 miliar
Laba: US$ 721 juta
Aset: US$ 6,2 miliar
Nilai pasar: US$ 9,1 miliar
7. PT Gudang Garam
Posisi Dunia: 1.679
Pendapatan: US$ 5,5 miliar
Laba: US$ 453 juta
Aset: US$ 4,7 miliar
Nilai pasar: US$ 7,7 miliar
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?