Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Aset Perbankan Syariah Tumbuh Lebih Tinggi Dari Bank Konvensional (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mencatat pertumbuhan aset perbankan syariah tumbuh 16 persen. Capaian ini lebih tinggi dari bank konvensional yang tumbuh 7,7 persen.
" Aset bank syariah tumbuh double dari aset bank konvensional," kata Kartika dalam konferensi pers dalam acara BSI Global Islamic Finance Summit di Jakarta, Rabu 15 Februari 2023.
Salah satu sumber pertumbuhan aset itu tak terlepas dari keputusan pembentukan PT Bank Syariah Indonesia (Tbk) yang merupakan bank hasil merger dari tiga bank syariah BUMN, yakni Bank Mandiri Syariah, BRI Syariah, dan BNI Syariah. Aset BSI dilaporkan mencapai 60 persen dari total keseluruhan bank syariah di Indonesia.
Menurut pria yang kerap disapa Tiko ini, BSI mampu menjadi katalisator dan diharapkan bisa segera terjun ke bisnis wholesale banking. " Karena program BSI ke depan masuk ke wholesale," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mencatat aset dari perbankan yang kini berusia 2 tahun itu mencapai Rp306 triliun sampai akhir tahun 2022.
“ Di penghujung tahun 2022, BSI telah mencapai tonggak baru dengan aset Rp306 triliun dan melayani 19 juta nasabah,” katanya.
Tak hanya dari segi bisnis, BSI juga menjadi penyumbang zakat korporasi terbesar dengan menembus angka Rp141 miliar.
Dream - Keberangkatan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M tinggal menghitung bulan. Para calon jemaah haji telah bersiap untuk melakukan pelunasan sesuai dengan kesepakatan biaya yang nantinya disahkan pemerintah dan DPR.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyatakan kesiapannya untuk melayani calon jemaah musim haji 2023 yang akan melakukan pelunasan.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan perusahaan saat ini menguasai lebih dari 75 persen dari total kuota jemaah haji 221.000 yang berangkat tahun 2023.
" BSI menguasai lebih dari 75 persen dari total 221.000 jemaah untuk pelunasan tahun ini," katanya saat ditemui dalam acara Grand Launching & Public Expose di Jakarta, Senin, 30 Januari 2023.
BSI telah bekerjasama Kementerian Agama terkait integrasi setoran secara online melalui BSI Mobile dan juga 1.200 outlet BSI di seluruh Indonesia yang disiapkan untuk melayani pelunasan setoran haji.
" Kita akan layani mereka untuk bisa membuka pelunasannya di seluruh jaringan kita di seluruh Indonesia," ungkap Anton.
Sebelumnya Kementerian Agama mengusulkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) sebesar Rp98,89 juta per jemaah. Dengan komponen biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH) yang dibebankan kepada jemaah sebanyak 70 persen yakni Rp69,19 juta.
Sementara 30 persen berasal dari nilai manfaat atau subsidi yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Usulan ini masih menunggu keputusan dari DPR.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya