Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Malcolm Naden Diamankan Polisi Pada 2012 Lalu.
Dream - Kisah buronan kelas berat, Malcolm Naden, barangkali membuat takjub. Bagaimana tidak, buronan yang paling dicari sejak 2005 hingga 2012 itu bersembunyi di Kebun Binatang Western Plains, New South Wales, Australia.
Menurut laporan Mirror, pria yang membunuh sepupunya Kristy Scholes dan Lateesha Nolan itu bertahan hidup dengan cara mencuri pisang milik para gajah dan membunuh kura-kura Galapagos.
Kisah Malcolm itu kini telah diceritakan dalam sebuah buku berjudul The Contractor.
Dalam buku tersebut diceritakan Malcolm yang mengendap-endap diantara 1.000 hewan milik kebun binatang tersebut. Dia bahkan harus bersembunyi diantara staf kebun binatang dan pengunjung.

Seorang pawang gajah menceritakan keanehan yang kerap terjadi. Dia mengatakan sering menemukan tas pakan gajah di belakang kandang badak. Selain itu, dia juga menemukan alat pemanggang yang disediakan untuk staf masih panas pada pukul 5 pagi.
© Dream
Pelarian Malcolm mulai terendus saat dokter hewan di kebun binatang itu melaporkan melihat pria melarikan diri dari kandang kura-kura raksasa Galapagos.
Tak lama berselang, kura-kura purba itu ditemukan mati dengan kepala putus.
Penulis The Contractor, yang hanya dikenal sebagai 'Mike' menulis, Malcolm yang saat itu kelaparan sengaja membunuh hewan yang dilindungi itu.
Selama berbulan-bulan pencarian, Malcolm akhirnya ditangkap pada Maret 2012.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya