Suasana Di Terminal 2 Bandara Beijing, Tiongkok. (Foto: Shutterstock)
Dream – Separuh miliarder di Tiongkok mempertimbangkan keputusan untuk pindah kewarganegaraan. Negara Amerika Serikat menjadi negara tujuan favorit.
Dilansir dari CNBC, Senin 24 Juli 2017, survei Hurun Report dan Visas Consulting Group menunjukkan bahwa setengah miliarder yang memiliki harta US$1,5 juta (Rp19,79 miliar), berencana untuk pindah ke luar negeri.
Hartawan negeri Tiongkok menjadikan Amerika Serikat untuk mencari peruntungan. Tentunya ini kabar baik bagi Negeri Paman Sam ini. Keputusan mereka hijrah ke Amerika Serika bisa membantu supply dan demand pasar real estate.
Negara berikutnya yang menjadi favorit orang Tiongkok adalah Kanada diikuti Inggris. Di posisi keempat ada Australia.
Kota di Amerika Serikat yang menjadi favorit orang tajir Tiongkok adalah Los Angeles, Seattle, San Fransisco, dan New York.
Ketua dan Kepala Riset Hurun Report, Rupert Hoogewerf, mengatakan alasan utama mereka pindah ada dua.
“ Pendidikan dan polusi yang mendorong orang Tiongkok untuk imigrasi,” kata Rupert.
Dia mengatakan, jika masalah polusi dan pendidikan bisa diatasi, miliarder Tiongkok akan menarik kembali keputusan mereka untuk berimigrasi,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global