Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nenek 70 Tahun Bersama Suami Sedang Menggendong Anak Pertama Mereka (Oddity Central)
Dream - Kebanyakan wanita di atas 40 tahun mungkin sudah sulit memiliki keturunan. Mereka mengalami menopause, yaitu saat berhentinya siklus menstruasi yang menandai tidak adanya kesuburan.
Tetapi, seorang nenek asal India ini mengejutkan publik. Di usia 70 tahun, dia melahirkan anak pertamanya.
Jivuben Valabhai Rabari dan suaminya telah berusaha memiliki anak sejak mereka menikah 45 tahun yang lalu. Tetapi setiap upaya mereka tidak berhasil.
Beberapa tahun yang lalu, Rabari, seorang petani susu dari desa Gujarat, menghubungi seorang ginekolog, Dokter Naresh Bhanushali tentang kemungkinan mencoba perawatan IVF untuk mewujudkan keinginannya memiliki bayi.
Dokter Bhanusali sudah cukup terkenal membantu banyak pasangan untuk memiliki keturunan.
Rabari yakin dokter itu bisa melakukan hal yang sama untuknya. Meski sang dokter menjelaskan pasien yang sudah dibantu usia 45-50, bukan 70 tahun, Rabari menolak jawaban 'tidak'.
" Saya menjelaskan bahwa anggota keluarga itu semua berusia antara 45-50 tahun sehingga perawatan IVF dimungkinkan. Saya mencoba memberikan konseling kepadanya, menjelaskan risiko kemungkinan kehilangan nyawa, tetapi dia sangat emosional sehingga saya akhirnya menyerah," kata Dokter Bhanushali.
Dokter Banushali mengatakan Rabari mulai menangis dan berkata 'bahkan jika saya mati, saya akan senang bahwa setidaknya saya mencoba untuk memiliki anak.' Ucapan tersebut membuat sang dokter luluh.
Mempersiapkan wanita paruh baya ini untuk inseminasi merupakan tantangan besar bagi Bhanushali dan timnya. Rabari telah memasuki pasca-menopause selama lebih dari 20 tahun, jadi untuk pertama kali diberikan perawatan hormon untuk memulai menstruasi.
Kemudian, mereka melebarkan rahimnya yang menyusut karena usia. Akhirnya memindahkan satu embrio menggunakan IVF, karena hanya itu yang bisa ditangani rahimnya.
Ajaibnya, tes yang dilakukan 15 hari setelah inseminasi mengungkapkan Rabari telah hamil. Dokter menemukan detak jantung dan terlepas dari risiko kesehatan yang jelas bagi wanita tua itu, mereka melanjutkan kehamilan, didorong oleh calon ibu itu sendiri.
Namun, pada bulan kedelapan, tekanan darah wanita itu menjadi sangat tinggi. Dokter memutuskan untuk melahirkan bayinya sebulan sebelum tangga perkiraan lahir.
" Meskipun kami sangat berhati-hati, saya harus mengatakan bahwa dia beruntung dan kami beruntung bahwa prosedurnya berhasil," kata Dokter Bhanushali.
" Ini adalah kasus yang langka, bisa menyebutnya keajaiban. Saya telah berpraktik selama 20 tahun dan melakukan lebih dari 1.000 perawatan IVF tetapi saya belum pernah melihat kasus seperti ini," tambah dia.
Berhasil membuat hamil seorang wanita pada usia lanjut dapat dianggap sebagai keajaiban ilmiah namun juga menimbulkan kekhawatiran etis bagi para dokter yang terlibat. Karena kemungkinan kematian orangtua sebelum anak mereka mencapai usia dewasa, dikutip dari Oddity Central.
Laporan: Syifa Putri Naomi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya