Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Credit Via Shutterstock
Setiap anak memiliki beragam imajinasi yang kaya. Biasanya, dengan imajinasi yang dimiliki, anak-anak juga diminta menyebutkan cita-cita atau ingin menjadi seperti apa saat besar kelak. Menariknya, imajinasi ini pun bisa dituangkan dalam beragam aspek yang lebih luas.
Melalui program belajar Kemendikbud belajar dari rumah melalui TVRI, anak-anak diajak berimajinasi tentang transportasi umum idaman di daerah masing-masing. Bukan itu saja, anak-anak juga belajar memahami rambu lalu-lintas dan angkutan umum secara lebih lanjut di episode kali ini.

Pada episode 10, anak kelas 4 belajar tentang angkutan umum dan rambu segitiga. Ditemani Kak Kafi dan Angel, anak-anak diajak berkreasi membuat model angkutan umum dari kertas karton. Beberapa bahan yang perlu disiapkan kertas atau karton, gunting, lem, penggaris dan pensis warna. Menariknya, anak-anak kelas 4 diminta mencari sendiri contoh modelnya.
Di segmen selanjutnya, Angel membacakan cerita dari buku 'Aku Anak Cerdas' tentang angkutan umum. Adapun cerita yang dibacakan kali ini berjudul 'Naik Angkot, Ih Takut!'. Cleo yang menjadi karakter utama dalam cerita tersebut terpaksa naik angkot pertama kali, karena ibunya tak bisa menjemput. Lantas, apakah Cleo bisa pulang sendiri dengan angkot ke rumah?

Ada banyak sekali pelajaran berharga yang bisa dipetik anak kelas 4 dari cerita Cleo, karena naik angkot sebenarnya tak menakutkan, asal mengikuti rute yang sesuai, mengatahui tarifnya, serta duduk yang aman saat menaikinya. Selain itu, anak kelas 4 juga belajar mengenal rambu segitiga pengaman. Rambu tersebut berfungsi sebagai peringatan kepada pengendara lain yang melintas, agar berhati-hati karena ada mobil mogok di depannya.
Lewat rambu segitiga itu pula, anak-anak kelas 4 belajar menghitung keliling dan luas segitiga. Tujuannya, untuk menentukan kebutuhan bahan plat besi atau seng. Selain itu, segitiga dibentuk dari persegi empat yang dibagi dua secara diagonal. Dari situ, anak-anak mengetahui rumus luas dan keliling segitiga.
Di akhir segmen, Kak Kafi dan Angel mengajak anak kelas 4 menghitung luas kertas yang dibutuhkan untuk membuat model lahan parkir, sekaligus yang bisa menampung kendaraan yang dibuat dalam jumlah tertentu.

Sementara anak kelas 5 belajar tentang transportasi impian bersama Kak Agung. Di awal, anak-anak diajak membaca mandiri tentang cerita 'Bajaj Terbang'. Latar ceritanya berkisah tentang Arjun, si Bajaj tiga roda di kota New Delhi, India. Di kota tersebut, peran bajaj sangat membantu mobilitas masyarakat.
Di segmen lain, anak-anak diajak membuat proyek kreatif tentang transportasi umum darat. Mereka diminta berimajinasi sebagai seorang insinyur yang merancang transportasi umum. Kira-kira kendaraan umum seperti apa yang akan dibuat oleh anak kelas 5 agar penumpang bisa nyaman? Tak lupa mereka juga diminta menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan.

Selain itu, anak kelas 5 juga diajak berpikir dan bernalar tentang rel kereta api. Salah satunya, kenapa kereta api tak sampai bertabrakan, padahal jalur relnya hanya satu saja? Di Jakarta juga dijelaskan ada beberapa jenis kereta api, termasuk KRL yang melayani perjalanan lokal.
Dari segmen ini pula, anak kelas 5 diajak menghitung waktu kedatangan dan keberangkatan kereta api. Anak kelas 5 juga diajak menghitung jumlah penumpang pada gerbong kereta api yang berbentuk balok.
Gimana seru sekali bukan? Setiap episode program Kemendikbud belajar dari rumah tayang dari hari Senin-Jumat di TVRI. Materi kelas 4 SD atau sederajat hadir pada jam 10.00 – 10.30 WIB. Sementara untuk anak kelas 5 SD atau sederajat, hadir setelahnya, yaitu pada jam 10.30 – 11.00 WIB.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya