Akbar Tanjung Terkena Peluru Nyasar Saat Razia Narkoba

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 3 Maret 2019 13:00
Akbar Tanjung Terkena Peluru Nyasar Saat Razia Narkoba
BNN siap bertanggung jawab.

Dream - Pemuda bernama Muhammad Akbar Tanjung menjadi korban peluru nyasar Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan dan Satpol PP Palembang di Kampung Baru, Palembang.

Timah panas itu bersarang di bagian dada kiri. Akbar menjalani perawatan di Rumah Sakit Myria Palembang. Di ruang perawatan, dia menjelaskan kronologi kejadian yang dialami.

Dilaporkan Merdeka.com, Akbar berada di sebuah rumah yang tak jauh dari tempak kejadian perkara (TKP) razia narkoba BNN. Mendengar keributan, dia khawatir dan memutuskan mencari adiknya.

Baru keluar rumah, dia mendengar suara tembakan bertubi-tubi. Tiba-tiba satu peluru bersarang di dadanya.

Akbar Tanjung menjalani perawatan karena terkena peluru nyasar© Merdeka.com

Akbar kembali masuk kamar dengan berlumur darah. Akbar kemudian dibawa keluarga ke rumah sakit yang berada tak jauh dari kampung bekas lokalisasi itu.

" Saya sempat terjatuh ketika tertembak itu, habis itu masuk kamar. Ibu heran kenapa saya berdarah, saya bilang kena tembak," ujar Akbar, Jumat 1 Maret 2019.

Akbar mendengar beberapa kali tembakan. Tapi, dia mengaku, tak mengetahui sumber dan penyebabnya. " Sehari sebelumnya memang ada razia, tapi heran kenapa tadi malam ribut-ribut lagi," kata dia.

1 dari 1 halaman

BNN siap bertanggung jawab

Kepala BNN Sumatera Selatan, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan, mengatakan razia itu untuk mendalami temuan alat hisap sabu dari tempat hiburan pada razia sebelumnya. Diduga kuat, tempat itu menjadi sarang narkoba.

Dia mengatakan, petugas memang mengeluarkan tembakan peringatan ke atas. Karena kondisi tak memungkinan, razia batal digelar.

" Kami masih cek peluru yang bersarang di tubuh korban. Kamis siap tanggung jawab jika berasal dari kami," ucap dia.

Sumber: Merdeka.com/Irwanto

Beri Komentar