Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Nyaris Mati Tenggelam, Ayah Menolongku dalam Doanya

Reporter : Ayik
Rabu, 24 September 2014 14:15
Nyaris Mati Tenggelam, Ayah Menolongku dalam Doanya
Betapa kagetnya ketika sesampainya dirumah, sang Ayah memeluknya erat dan entah siapa yang memberitahunya akan peristiwa waktu Ashar tadi.

Dream - Seringkali kita melupakan hubungan dengan sang pencipta, meski misteri umur tak ada yang pernah tahu. Ini adalah sebuah kisah tentang seorang pemuda yang merupakan anak dari seorang iman masjid terpandang. Tapi si anak justru selalu lalai dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Orang tua mana yang membiarkan anaknya larut dalam nikmat dunia yang akan membawanya sengsara dalam kehidupan kekal di akhirat nanti. Sebagai umat muslim kita wajib meyakini kematian itu ada dan hari akhir itu pasti terjadi.

Pengalaman yang sangat berharga itu dialami oleh salah seorang pemuda yang tak pernah menjalankan salat dalam hidupnya. Padahal sang ayah sangat rajin dalam melaksanakan ibadah agar selamat di dunia dan akhirat. Kala subuh datang dan adzan berkumandang, ayahnya membangunkan pemuda tersebut untuk salat subuh berjamah di masjid. Bukannya salat berjamaah, pemuda itu justru malah berkeliling dan enggan melaksanakan salat.

Suatu hari pemuda itu berlibur bersama teman-temannya. Tujuannya ke salah satu pantai untuk menyelam dan menikmati hidup layaknya anak muda yang terlena dengan gemerlap dunia. Pemuda yang cukup pandai berenang itu segera menyelam dengan kedalaman yang cukup dalam.

Sebelum menyelam lamat-lamat dia mendengar suara adzan. Tapi itu tak dihiraukannya, ia terus menyelam. Hingga entah mengapa mendadak saja seperti ada seseorang yang membuatnya tertarik semakin dalam ke laut.

Saat itu nafasnya mulai tersendat, darah di kepala semakin beku. Pemuda itu yakin inilah akhir hidupnya. Detik-detik kematian yang tiba-tiba membuatnya mengingat bayangan ayahnya yang soleh.

Pemuda itu mulai mengingat dirinya tak pernah melaksanakan salat, puasa dan ibadah lainnya. Ia terlalu egois berpikir bahwa dunia akan kekal untuknya. Di ujung nafasnya yang makin tersendat, terdengar lirih suara sang Ayah membangunkannya untuk segera salat. Pemuda ini merasa menyesal dan ingin segera melaksanakan salat. Namun sepertinya semuanya terlambat.

Ketika tengah di ujung harapan, entah dari mana mendadak saja seorang tentara  menyelamatkan ia dari dalamnya lautan dengan cara menariknya ke permukaan. Saat selamat dan sadar pemuda itu mengucap syukur karena ia selamat dari kematian.

Setelah sampai di darat, terdengar dering handphone berbunyi. Rupanya Ayah pemuda itu menelpon untuk menanyakan kabarnya. Pemuda itu lantas segera pulang.

Betapa kagetnya dia ketika sesampainya di rumah, sang Ayah memeluknya erat dan entah siapa yang memberitahunya akan peristiwa waktu Ashar tadi saat dia nyaris mati tenggelam.

" Saat aku salat dan sujud tiba-tiba perasanku khawatir akan dirimu nak', aku berdoa agar Allah melindungi dan menolongmu, keras-keras ku memohon dalam doaku," ungkap sang Ayah.

Penasaran dengan kisah pemuda tersebut? Yuk simak kisah selengkapnya di Facebook " AKU LEBIH BAIK DIKENAL LALU DILUPAKAN DARI PADA DICINTAI LALU DIKHIANATI"  klik disini http://on.fb.me/1wLbqqq

 

Kirimkan blog atau website kamu kekomunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res

Beri Komentar