Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Facebook Nur Ami Roslee / Shutterstock)
Dream - Kecelakaan tragis menimpa kakak-beradik yang sedang berkendara menggunakan sepeda motor.
Siang itu sekitar pukul satu siang, Muhammad Amirul Khusairi Amirashid, 21 tahun, mengendarai motor bersama adiknya, Nurul Atikah Amirashid, 19 tahun.
Mereka pergi hendak membeli hadiah Alquran untuk ibu mereka. Nahas menimpa keduanya.
Motor yang dikendarai Amirul menabrak belakang bus yang berhenti di tepi Jalan Pengalihan Timur dekat Amanjaya, Ipoh, Malaysia. Dan hadiah Alquran itu tidak pernah sampai kepada ibunda.
Amirul meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka parah di kepala. Sedangkan sang adik, Nurul Atikah juga terluka parah di kepala.
Nurul Atikah meninggal dunia saat tiba di ruang gawat darurat Rumah Sakit Sultan Abdul Halim (HSAH), Sungai Petani. (ism)
© Dream
Dream - Nariya Abdullah, 47 tahun, mengatakan kedua anaknya itu pergi sejak pagi untuk membeli Alquran yang akan diberikan kepadanya.
" Kami sekeluarga baru makan-makan tadi malam, karena almarhumah Nurul Atikah menerima gaji pertamanya. Lalu saya bilang kepada Amirul untuk beli Alquran yang lebih besar supaya mudah membacanya.
" Adiknya kemudian berjanji akan membelinya karena hari itu dia libur kerja. Dia mengajak abangnya ke Sungai Petani untuk membeli Alquran itu," jelas Nariya.
Namun, sekitar jam 2.30 siang, suaminya Amirashid Ibrahim, mengabarkan bahwa kedua anak itu mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan pulang.
" Saya tidak menyangka mereka pergi tadi pagi dan tidak pernah kembali. Yang lebih menyedihkan lagi, Alquran yang dibeli tidak pernah sampai kepada saya," kata Nariya.
Nariya menambahkan anaknya Amirul adalah seorang hafiz Alquran yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikan.
Sementara adiknya, Nurull Atikah, sedang menunggu pengumuman penerimaan mahasiswa baru dan saat ini bekerja sementara di Prai, Pulau Pinang.
(ism, Sumber: OhBulan.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya