Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sakit kepala migrain memang menyakitkan. Pada kondisi yang akut kepala seperti diputar-putar dan terkadang membuat mual dan muntah. Untuk kasus ringan, migrain mungkin bisa diobati dengan istirahat cukup dan minum obat migrain.
Namun jangan sekali kali meremehkan penyakit ini. Terlebih jika serangan migrain berlangsung cukup lama.
Seperti yang dialami seorang wanita asal Ha Gian di Vietnam ini. Awalnya wanita ini yakin ia hanya mengalami serangan migrain biasa.
Namun dalam kurun waktu tiga bulan, sakit di kepalanya itu tak kunjung hilang. Kondisi itu membuat wanita itu memutuskan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.

Ketika diperiksa, sang wanita mendapat informasi jika dia memiliki tumor di tenggorokan dan harus segera dioperasi.
Ahli bedah pun melakukan operasi dan berusaha mengeluarkan tumor dari tenggorokan wanita tersebut.
Namun tahukan kamu apa yang tim dokter temukan di dalam tenggorokan pasien wanita berusia 63 tahun ini?
Ternyata mereka tak menemukan tumor sama sekali, melainkan seekor lintah berukuran 5 cm di dalam tengorokannya.
Dari rekaman video yang dilakukan pada 9 Januari 2019 dan dikutip Odditycentral terlihat bagaimana ahli bedah menarik makhluk kecil tersebut dari mulut pasien dan meletakkannya di atas nampan.

Mengejutkannya, dia menggeliat dan menandakan ia masih hidup.
Menurut ahli bedah, jika mereka tidak terdeteksi secepatnya, ditakutkan lintah tersebut akan menyerang sinus pasien dan membuatnya sulit bernapas.
Usut punya usut, diketahui pasien tinggal di daerah pegunungan dan sering mandi di sumber mata air. Di sinilah ada kemungkinan lintah tersebut masuk ke tubuhnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya