Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dua Orang Muncikari Artis (Foto: Merdeka.com)
Dream - ES, muncikari prostitusi artis yang melibatkan VA, menjelaskan proses penangkapannya pada 5 Januari 2019. Dia mengaku tiba di Surabaya pada pukul sebelas siang.
" Sampai di Bandara Juanda, ia dijemput oleh seseorang," ujar pengacara ES, Franky Desima Waruwu, dikutip dari Merdeka.com, Senin 14 Januari 2019.
Menurut Franky, ES dijemput seseorang dengan mobil Toyota Innova berpelat merah. Selama ini, pelat merah dipakai oleh kendaraan dinas pemerintahan.
Tetapi, ES tak menjelaskan nomor polisi mobil berplat merah tersebut. " Dia hanya mengatakan mobil itu bepelat merah saja," kata Franky.
Menanggapi pengakuan ES tentang mobil penjemput itu, Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan, segera membantah. Dia menyebut, tidak ada mobil yang dimaksud pengacara ES tersebut.
" Tidak ada itu. Tidak benar itu," kata Luki.
Usai dijemput dari Bandara Juanda, ES diantar menuju hotel. Dari keterangan ES, dia diminta seorang berinisial VTJ untuk menemani VA mengisi acara di Surabaya.
Sesampai di hotel, ES duduk di lobi selama beberapa menit. Setelah itu ada seorang berinisal DN yang meminta ES untuk masuk ke kamar hotel.
Sumber: Merdeka.com/Erwin Yohanes
Dream - Polisi mendapatkan temuan mengejutkan setelah melakukan pemeriksaan digital forensics terhadap ponsel mucikari prostitusi artis. Ternyata, ada mantan Finalis Putri Indonesia yang diduga jaringan ini.
" Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017," ujar Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, dikutip dari TribrataNewsPoldaJatim, Jumat 11 Januari 2019.
Selain dua Finalis Puteri Indonesia itu, Luki juga membeberkan enam nama artis yang akan dipanggil sebagai saksi dugaan prostitusi artis. Enam artis tersebut diantaranya yaitu, ML, BS, FG, RF, AC atau SI, dan TP.
Luki menyebut, dua dari enam artis tersebut, merupakan artis sinetron televisi swasta yang cukup besar. “ Surat pemanggilan sebagai saksi sudah dilayangkan untuk minggu depan,” tutur dia.
Untuk diketahui nama artis yang sudah teridentifikasi yaitu inisial AC, TP, BS, ML dan RF, serta tambahan satu artis FG yang diduga kuat terlibat jaringan prostitusi online.
Dream - Pengakuan mengejutkan datang dari ES dan TN, mucikari prostitusi online yang melibatkan sejumlah artis. Kedua tersangka itu mengaku tidak pernah memberi tawaran kepada para artis untuk melayani pria hidung belang.
“ Tidak ngajak ya, tapi mereka menawarkan diri,” kata TN, dikutip dari laman Tribratanewspoldajatim.com, Jumat 11 Januari 2018.
TN menegaskan hanya menjadi makelar alias penghubung antara para artis dengan pria hidung belang. “ Emang kebanyakan mereka mau, dan aku hanya sekadar penghubung saja,” tambah ES.
Kedua tersangka kasus prostitusi online yang dibekuk setelah penggerebekan VA ini juga mengaku tidak pernah memberi iming-iming kepada artis yang menjadi “ anak buah” mereka. Para artis dan model menawarkan diri mereka untuk “ dijajakan”.
“ Enggak ada (iming-iming), tadi kan udah dijawab, enggak ada iming-iming sama sekali” tegas TN singkat.
Dream - Sebuah fakta mengejutkan ditemukan oleh polisi dari rekening VA, artis yang terjerat kasus prostitusi online di Surabaya, Jawa Timur. Polisi menemukan 15 kali transfer uang ke rekening VA dari ES, mucikari yang telah menjadi tersangka.
“ Dari rekening koran untuk inisial saksi VA ini telah mendapat kiriman transfer sebanyak 15 kali dari mucikari ES,” kata Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 10 Januari 2019.
Yusep menambahkan, Artis VA menerima transfer dari muncikari ES selama satu tahun mulai dari 1 Januari 2018 hingga 5 Januari 2019. Dari catatan rekening koran itu juga diketahui bahwa artis VA telah delapan kali mentransfer uang ke rekening muncikari ES.
Dengan bukti transfer rekening dua mucikari yang telah ditetapkan sebagai tersangka inilah polisi membongkar prostitusi online yang diduga melibatkan 45 artis dan 100 model cantik.“ Inilah yang kami akan dalami peruntukkan tranfer mucikari ke VA,” ujar Yusep.
Sementara, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, transaksi yang dilakukan dua mucikari prostitusi online, TN (28) dan ES (37), jumlahnya cukup besar. Omzet transaksi haram ini menembus miliaran rupiah.
“ Untuk menguatkan prostitusi online ini besar, penyidik mengambil data rekening koran dari tersangka. Ternyata transaksinya cukup besar Rp 2,8 miliar pertahun. Data itu dari perbankan,” ujar Luki.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya