Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Israel Temukan Batu Mulia Langka Yang Hanya Ada Di Luar Angkasa. (Foto; Shefa Yamim)
Dream - Sebuah batu mineral - yang sebelumnya diketahui hanya ada di luar angkasa - telah ditemukan di Bumi oleh sebuah perusahaan pertambangan Israel, surat kabar Israel Haaretz melaporkan.
Pekan ini, mineral bernama Carmeltazite itu sudah masuk dalam daftar batu mineral yang ada di Bumi, setelah disetujui oleh Asosiasi Mineralogi Internasional (IMA).
Taub Avi, CEO perusahaan eksplorasi batu mulia Shefa Yamim, mengatakan perusahaannya menemukan batu berharga itu di Lembah Sevulun, Israel utara.
Mineral sangat langka tersebut ditemukan tertanam di dalam batu safir, yang merupakan batuan mineral terkeras kedua setelah berlian.
Hingga saat ini, Carmeltazite terbesar yang pernah ditemukan memiliki kadar 33,3 karat. Batu mulia tersebut dinamakan Carmeltazite karena penemuannya di dekat Gunung Carmel.
Carmeltazite dianggap sangat unik karena di dalamnya terkandung titanium, aluminium and zirconium sekaligus.
Menurut Komisi Mineral Baru dan Nama Mineral di IMA, Carmeltazite berhak menyandang nama baru karena komposisi dan struktur kristal serta sifat-sifatnya jauh berbeda dari spesies mineral yang ada di Bumi.
Meskipun komisi tersebut telah menyetujui banyak sekali nama-nama mineral baru dalam setahun, penamaan Carmeltazite telah menjadi berita utama di media nasional Israel dan publikasi Internasional karena kelangkaannya.
Shefa Yamim telah menerima merek dagang dari pemerintah Israel untuk memasarkan Carmeltazite dengan nama Carmel Sapphire.
Saat ini perusahaan mengaku sudah memiliki desain untuk Carmel Sapphire mereka.
Sumber: BBC.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya