Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Kerajaan Arab Saudi Akhirnya Memastikan Penyelenggaraan Haji Tahun 2022 Dengan Total Kuota 1 Juta Jemaah
Dream - Seiring pembatasan yang semakin longgar, kerajaan Arab Saudi mengumumkan penyelenggaraan haji 1443 Hijirah. Tahun ini Saudi mengalokasikan jemaah sebanyak 1 juta orang dari seluruh negara di dunia.
Kepastian pelaksanaan haji tersebut diungkapkan Kementerian Agama (Kemenag) usai menerima pengumuman kerajaan Saudi yang diterbitkan melalui surat Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi.
" Syukur alhamdulillah, jemaah haji Indonesia bisa berangkat tahun ini. Ini kabar yang sangat ditunggu jemaah haji di tanah air," tegas Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dikutip dari laman Kemenag.
Secara khusus, Yaqut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Saudi yang memberi kesempatan bagi jemaah Indonesia untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Selain itu pemerintah juga akan menerima keputusan apapun yang dikeluarkan pemerintah Saudi terkait kuota jemaah haji Indonesia.
Meski tak akan meminta jatah kuota untuk Indonesia, menteri yang biasa disapa GusMen ini akan berupaya mendapatkan tambahan jika ada kuota yang tak terserap dari negara lain.
" Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia," ujar Yaqut yang memastikan pemerintah telah siap menggelar kembali program haji karena sudah mempersiapkan berbagai skenario pemberangkatan.
Sementara itu Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menyambut gembira keputusan Saudi yang memberikan kepastikan adanya keberangkatan jemaah dari luar Saudi. Keputusan ini juga dinilai membuka seluruh simpul persiapan penyelenggaraan yang selama ini terus dilakukan Kemenag
" Persiapan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, akan segera difinalkan," ungkap Hilman.
Dengan waktu yang tak terlalu panjang, Hilman memastikan akan segera merampungkan persiapan, termasuk menentukan pemilihan jemaah yang berhak berangkat sesuai ketentuan Arab Saudi dan pembinaan manasik bagi mereka.
" Kita akan bergerak cepat untuk melakukan persiapan. Biaya haji juga akan segera kita finalisasi dengan Komisi VIII DPR," tandasnya.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dalam surat pengumumannya menyebutkan bahwa haji tahun ini akan dilakukan dengan ketentuan:
1. Haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi lengkap Covid-19 yang disetujui Kementerian Kesehatan Saudi.
2. Jamaah yang berasal dari luar Kerajaan wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?