Penusuk Syekh Ali Jaber Resmi Jadi Tersangka, Ini Pasal yang Kenakan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 14 September 2020 10:16
Penusuk Syekh Ali Jaber Resmi Jadi Tersangka, Ini Pasal yang Kenakan
Penyidik memiliki dua alat bukti permulaan untuk menyematkan status tersangka ke AA.

Dream - Polres Bandar Lampung menetapkan Alpin Andria (24) sebagai tersangka kasus penikaman ulama terkenal, Syekh Ali Jaber, Aksi tersebut dilakukan pada Minggu, 13 September 2020 saat Syekh Ali tengah memberikan tausiyah di depan jemaahnya.

" AA (24) kita tetapkan sebagai tesangka," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Rezky Maulana saat dihubungi Liputan6.com, Senin 14 September 2020.

Dia menerangkan, AA menjalani pemeriksaan secara maraton di Polresta Bandar Lampung. Dari hasil pemeriksaan, penyidik memiliki dua alat bukti permulaan untuk menetapkan AA sebagai tersangka.

" Dari malam kita lakukan pemeriksaan dan kita naikan statusnya menjadi tersangka," ujarnya.

Rezky mengatakan, sejauh ini pasal yang disangkakan ke AA adalah pasal penganiayaan berat.

" Sementara kita sangkakan pasal 351. Penganiayaan berat yang mengakibatkan luka," tandasnya.

1 dari 4 halaman

Alami Gangguan Kejiwaan

Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Purwadi Arianto mengatakan, menurut keterangan dari pihak keluarga, pelaku merupakan orang dengan gangguan kejiwaan.

" Orang tua pelaku menyebut anaknya gangguan jiwa. namun dari kepolisian tidak bisa menerima pengakuan ini begitu saja," katanya dikutip dari akun Instagram @warung_jurnalis, Senin 14 September 2020.

Polres Badar Lampung telah mengundang dokter dari rumah sakit jiwa untuk pemeriksaan awal. Rencananya, hari ini, polisi akan memeriksa lebih intens kondisi kejiwaan pria itu di Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa Lampung.

" Untuk motifnya kami masih dalami karena ada kesulitan menangkap jawaban pelaku. Tapi menurut keterangan dokter kejiwaan yang kami undang untuk pola pikirnya bagus, ada tanya, ada jawab, namun isi pikirannya ini yang sulit," kata dia.

2 dari 4 halaman

Detik-detik Syekh Ali Jaber Ditusuk Orang Tak Dikenal

Dream - Insiden mengerikan menimpa pendakwah Syekh Ali Jaber. Saat berceramah di Bandar Lampung, hari ini, Minggu 13 September 2020, ia ditusuk oleh orang tak dikenal. Video penusukan beredar di berbagai media sosial seperti Instagram dan Twitter.

Awalnya, Syekh Ali duduk di atas panggung dan sedang berbincang dengan santri perempuan di Mesjid Fallahudin. Tiba-tiba seorang pria memakai baju ungu berlari kencang ke arah panggung.

Insiden penusukan Syekh Ali Jaber© Twitter

Pria muda tersebut memegang pisau kemudian menusuk Syekh Ali yang sedang duduk memberikan tausiyah. Sontak, jemaah di sekitar menghampiri Syekh Ali berusaha menyelamatkannya.

Beruntung Syekh Ali bisa diselamatkan, namun luka di lengannya cukup parah. Ia sudah ditangani di rumah sakit.

3 dari 4 halaman

4 dari 4 halaman

Alhamdulillah, Syekh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

Dream - Dai kondang Syekh Ali Jaber resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Syekh Ali Jaber mengungkapkan rasa bahagianya melalui Instagram.

" Masyaallah Barakallah... Alhamdulillah. 

Syekh Ali Jaber menjadi WNI (Foto: Instagram)© Instagram

Syekh Ali Jaber menjadi WNI (Foto: Instagram)

Menjadi sebuah kebahagian dan kebanggaan bagi kami beserta keluarga saat pengajuan menjadi Warga Negara Indonesia telah diterima," tulis Syekh Ali Jaber seperti diakses Dream, Kamis, 23 Januari 2020.

Dalam unggahan itu, Syekh Ali Jaber juga menunjukkan beberapa paspor Indonesia sebagai bukti kalau dirinya dan keluarga sudah menjadi WNI.

" Saat ini passpor sudah ditangan kami. Itu pertanda sah kami jadi WNI," ucap dia.

Dengan resminya menjadi WNI, Syekh Ali Jaber berharap dapat lebih berkontribusi untuk bangsa dan negara.

" Mohon bimbingannya dari jamaah sekalian supaya kami menjadi warga negara Indonesia yang baik dan bisa berkontribusi bagi agama bangsa dan negara. Aamiin. I love you INDONESIA," kata dia.

Dai bernama lengkap Ali Saleh Mohammed lahir di Madinah, Saudi Arabia. Warganet pun ramai-ramai mengucapkan selamat kepada Syekh Ali Jaber.

" Alhamdulillah ya Allah," kata @meytaharyanie_.

" Wellcome syekh," ujar @zamilahjiddan.

" Masyaallah semoga selalu memberi banyak manfaat," komentar @nining_ummufaiza.

Beri Komentar