Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Syaban merupakan waktu saat Allah SWT membuka pintu rahmat dan ampunan-Nya. Sehingga, bulan ini sangat sayang jika sampai dilewatkan tanpa memperbanyak ibadah sunah maupun amalan shaleh.
Bahkan Rasulullah Muhammad SAW sendiri sampai memperbanyak puasa sunahnya saat Syaban. Tujuan Rasulullah, agar apabila catatan amal diangkat, Rasulullah sedang berpuasa.
Ada satu momen istimewa dalam Syaban. Momen itu adalah malam Nisfu Syaban yang jatuh di tanggal 15 Syaban.
Untuk tahun 1440 H sekarang, malam itu jatuh pada Sabtu Maghrib, 20 April sampai Minggu Subuh, 21 April. Sehingga, sangat dianjurkan untuk mengisi waktu malam tersebut dengan sejumlah amalan shaleh
Dikutip dari NU Online, Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki dalam kitabnya Ma Dza fi Syaban menyebut ada tiga amalan utama untuk mengisi Nisfu Syaban.
Amalan pertama yaitu memperbanyak doa. Dasarnya adalah hadis riwayat Al Baihaqi dari Abu Bakar RA.
Rasulullah Muhammad SAW bersabda, " (Rahmat) Allah turun ke bumi pada malam Nisfu Syaban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian."
Amalan kedua, memperbanyak baca kalimat syahadat. Dua kalimat ini bisa dibaca kapanpun, terutama di malam Nisfu Syaban.
Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan demikian.
" Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Syaban dan malam pertengahannya."
Sedangkan amalan ketiga yaitu memperbanyak istighfar. Tidak ada satupun manusia yang bebas dari dosa.
Meski begitu, Allah membukakan pintu ampunan seluas-luasnya kepada mereka yang mau bertobat. Salah satunya dengan memperbanyak istighfar.
Mengenai hal ini, demikian penjelasan Sayyid Muhammad.
" Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Syaban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Alquran dan hadis. Pada bulan Syaban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan."
Demikian tiga amalan utama Nisfu Syaban. Ketiganya adalah amalan yang akrab bagi umat Islam, namun membawa faedah besar ketika Nisfu Syaban.
Sumber: NU Online.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya